Home Gaya

Cara Meningkatkan Percaya Diri Anak, Jangan Pernah Membandingkan

27
Anak Percaya Diri
Foto Ilustrasi. Menciptakan waktu berkualitas bersama anggota keluarga dapat meningkatkan kepercayaan diri anak. (F: shutterstok)

Barakata.id, Batam – Tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh rasa percaya diri yang ada padanya. Anak-anak bisa mengembangkan kemampuan dan kekuatan jika lingkungan turut mendukung di saat mereka menghadapi kegagalan yang pertama kalinya.

Saat anak melakukan kesalahan, rasa percaya diri akan menuntun mereka untuk mencoba lagi dan belajar mengatasi kesalahan tersebut. Namun, tekanan dari lingkungan sekitar bisa membuat mereka menjadi rendah diri dan malas mencoba karena takut untuk kembali gagal.

Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa anak-anak yang percaya diri akan merasa positif. Mereka akan senang mencoba berdasarkan kemampuan yang dimilikinya.

Tentu saja, setiap anak berbeda-beda masa pertumbuhannya. Sebagai orangtua, hal itu tak perlu dikhawatirkan berlebihan.

Tugas orangtua adalah memberi bimbingan, bukan bantuan penuh dalam upaya membangunkan rasa percaya diri anak. Dilansir dari Tempo.co, Jumat (4/9/20) berikut cara-cara meningkatkan kepercayaan diri anak:

Baca Juga :
. 6 Cara Meningkatkan Kemampuan Berpikir Anak

. Hai Bunda, Ini Cara Agar Anak Suka Makanan Sehat? Ajak Dia Nonton Video Masak

1. Bicaralah hal-hal positif

Perasaan negatif dapat menyebabkan anak meragukan harga dirinya dan hal ini dapat menurunkan rasa percaya dirinya. Jadi, penting bagi orangtua untuk mengajarkan anak-anak memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari kehidupan.

Anak harus diajarkan bahwa mereka dapat menggunakan pengalaman kegagalan itu untuk belajar dan tumbuh serta berbuat lebih baik di lain waktu.

Orang tua harus mengajari anak-anak mereka afirmasi positif karena dapat membantu mengubah pola pikir mereka.

2. Menunjukkan cinta tanpa syarat

Menunjukkan cinta tanpa syarat kepada anak Anda akan memberi mereka perasaan hangat, aman, dan memiliki yang akan membuat mereka merasa nyaman dengan diri mereka sendiri. Cintai anak Anda meskipun mereka membuat kesalahan atau keputusan yang buruk dan hindari mengkritik mereka.

3. Jadilah panutan yang baik

Sering mendengar pepatah “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya?” Begitulah, anak-anak. Meraka akan selalu memperhatikan bagaimana orangtua mereka menjalani hidup, dan bagaimana mereka menghadapi kegagalan dan mendapatkan kesuksesan.

Saat orangtua melakukan tugas mereka dengan penuh percaya diri dan bangga dengan pekerjaan yang mereka lakukan dengan baik, anak-anak akan melihatnya. Dan hal itu bisa memberi pelajaran kepada mereka untuk melakukan hal yang sama juga

4. Puji usaha mereka

Anak Percaya Diri
Foto ilustrasi

Orangtua harus mampu menunjukkan sikap terbaik, bangga kepada anak-anaknya. Pujilah usaha, kemajuan dan sikap anak Anda, apapun yang mereka lakukan daripada berfokus pada memuji hanya pada hasil yang baik.

Misalnya, jika anak Anda sedang mempelajari alat musik baru atau mengerjakan sebuah proyek, hargai mereka. Puji anak-anak Anda karena telah berusaha keras karena ini akan memberi mereka dorongan dan membantu membangun kepercayaan diri mereka

Baca Juga :
. Dear Bunda, Ini 4 Cara Meningkatkan Imunitas Anak

. 3 Cara Agar Anak Lepas dari Kecanduan HP

5. Dorong anak mempelajari hal-hal baru

Beritahu anak kalau mereka berani mencoba hal-hal baru, dan yakinkan bahwa mereka bisa unggul dalam hal baru tersebut. Dorongan dari orangtua dapat membantu membangun kepercayaan diri anak Anda dalam mempelajari hal-hal baru.

6. Jangan membandingkan anak Anda dengan saudaranya atau orang lain

Orangtua harus menghindari membanding-bandingkan anaknya dengan saudaranya atau teman-teman sebayanya. Hati-hati karena itu bisa meningkatkan tingkat stres anak.

Percayalah, anak-anak sangat ingin menyenangkan orangtua mereka setiap saat. Dan ketika mereka tidak dapat melakukannya, ini dapat menurunkan kepercayaan diri anak Anda dan mulai percaya bahwa setiap orang lebih baik daripada mereka.

Karena itu, sekali lagi, hindari membandingkan anak Anda dengan siapapun. Setiap anak memiliki keistimewaannya masing-masing.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin