13 Ribu Vaksin Covid-19 Tiba di Kepri, Nakes yang Pertama Disuntik

124
Vaksin Covid-19 Kepri
Gubernur Kepri, Isdianto saat mengunjungi RSUP Kepri di Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Sebanyak 1,4 juta warga Kepri akan disuntik vaksin corona. (F: barakata.id/ist)

Barakata.id, Batam – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menerima 13 ribu dosis vaksin corona (Covid-19) dari pemerintah pusat. Vaksin Covid-19 tersebut akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes).

Gubernur Kepri, Isdianto mengatakan, vaksin covid-19 tersebut tiba di Kepri hari ini, Selasa (5/1/21) melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Ribuan dosis vaksin corona itu dibawa ke Kepri dari Jakarta menggunakan pesawat Lion Air.

Selanjutnya, 13 ribu vaksin tersebut dibawa ke lokasi penyimpanan di Instalasi Farmasi pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri. Vaksin yang diberikan pemerintah pusat ini adalah jenis vaksin Sinovac buatan Tiongkok.

“Nanti vaksin ini akan kita sebar ke seluruh kabupaten dan kota di Kepri,” kata Isdianto di Tanjungpinang, kemarin.

Baca Juga :

Menurut Isdianto, pihaknya masih menunggu instruksi pemerintah pusat tentang kapan waktu pelaksanaan vaksinasi.

“Yang jelas, tenaga kesehatan akan menjadi prioritas. Nakes akan diutamakan menjadi yang pertama divaksinasi,” kata dia.

Isdianto mengatakan, secara total akan ada 1,4 juta warga Kepri yang mendapat suntik vaksin corona. Karena itu, pada tahap pertama dengan 13 ribu vaksin yang datang hari ini, diprioritaskan bagi nakes.

Ia berharap, dengan tibanya vaksin ini, seluruh wilayah Kepri segera terbebas dari wabah virus corona.

Baca Juga :

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepri, TS. Arif Fadillah menambahkan, Pemprov Kepri mendapat jatah 1,4 juta dosis vaksin Sinovac dari pusat. Pengiriman dari Jakarta ke Kepri dilakukan secara bertahap.

Pada tahap pertama, Kepri menerima 13 ribu dosis vaksin. Dari 13 ribu vaksin yang diterima Pemprov Kepri hari ini, 12 ribu dosis vaksin akan disuntikkan kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan.

“Adapun sisanya bakal disuntikkan kepada anggota TNI dan Polri serta pegawai negeri sipil (PNS). Mengapa nakes atau tenaga medis yang pertama, karena mereka adalah garda terdepan dalam melawan wabah Covid-19 ini,” kata Sekda Kepri itu.

3 juta vaksin dari Tiongkok

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia menerima 3 juta vaksin Sinovac dari Tiongkok. Vaksin-vaksin itu kemudian didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia.

Pemerintah menjadwalkan pelaksanaan vaksinasi periode pertama pada Januari-April 2021. Sasaran pertama penyuntikan vaksin corona ini adalah nakes.

Baca Juga :

Vaksin Covid-19 Sinovac yang diterima Indonesia dalam bentuk produk jadi pada 7 Desember 2020 lalu. Vaksin tersebut kemudian didistribusikan oleh Bio Farma ke seluruh provinsi sejak 3 sampai 5 Januari 2021.

Meski demikian, vaksin tersebut belum bisa langsung digunakan karena masih menunggu persetujuan Izin Penggunaan Darurat dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Vaksin corona ini harus selalu terjaga dalam suhu di rantai pendingin yang sesuai standar internasional yakni antara 2 sampai 8 derajat Celcius.

Saat vaksin tiba di daerah pengiriman, juga harus tetap terjaga atau disimpan di dalam suhu antara 2 sampai 8 derajat Celcius.

Selain Provinsi Kepri, daerah lain yang sudah menerima vaksin Sinovac ini adalah, Jateng, Jatim, Bali, Banten, Bengkulu, Sumbar, Lampung, Riau, Sumsel, Jambi, Kalimantan Utara, Papua
Maluku Utara, Maluku, DKI Jakarta, Yogyakarta, NTB, Gorontalo, NTT, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Bangka Belitung, Aceh, Papua Barat, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Sulawesi Barat.

*****

Editor : YB Trisna

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin