Home Urban

Cara Gunakan Headset Ramah Telinga

33
Cara gunakan headset ramah terhadap telinga.
Telinga adalah organ indera yang bertanggung jawab untuk pendengaran, oleh sebab itu harus dijaga dengan baik. F Kemkes.go.id.

Barakata.id, Jakarta – Sejak pandemi Covid-19 hingga saat ini, rapat atau berbagai kegiatan lainnya sering dilakukan daring.

Terkadang, agar suara percakapan terdengar jernih, masyarakat sering menggunakan headset atau earphone. 

Namun, masyarakat harus menyadari, ada batasan-batasan saat menggunakan headset saat rapat daring, atau kegiatan lainnya. 

Sebab penggunaan berlebihan, dapat menyebabkan gangguan pendengaran. 

Baca juga : Istilah Hiperendem, Sudah Siapkah Indonesia?

Prevalensi global gangguan pendengaran tingkat sedang hingga berat meningkat 12,7% pada usia 60 tahun, dan menjadi lebih dari 58% pada usia 90 tahun.

Dilansir dari laman Kemkes.go.id, Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala Leher Indonesia (PP PERHATI KL) Jenny Bashiruddin mengatakan perlu ada batasan menggunakan headset. 

Ia mengatakan kebiasaan menggunakan headset dengan volume tinggi akan berisiko terjadi gangguan pendengaran.

“Volumenya tak boleh besar-besar, setidaknya 60 persen saja,” kata Jenny. 

Baca juga : Canangkan Kampung Germas, Wakil Gubernur Kepri Ajak Gaya Hidup Sehat

Lalu, setelah satu jam menggunakan headset harus dihentikan dan telinga istirahat. Sehingga kesehatan pendengaran tetap terjaga. 

Selain itu diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui tingkat pendengaran. Bagi pegawai dengan tempat kerja yang bising melebihi 85 desibel, maka pemeriksaan pendengaran dianjurkan 1 tahun sekali.

“Apabila bekerja di tempat yang tidak bising, pemeriksaan bisa 2 atau 3 tahun sekali,” ujar Jenny. 

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan kesehatan pendengaran merupakan hal penting untuk diwujudkan di seluruh siklus hidup manusia.

Baca juga : Rekomendasi Camilan Sehat Penambah Gizi yang Baik untuk Tubuh

Gangguan pendengaran mampu diatasi apabila dapat diidentifikasi tepat waktu. Jadi deteksinya secara dini dan segera mendapatkan perawatan yang tepat.

“Gangguan pendengaran dapat dicegah, dengan menghindari suara bising dalam kegiatan sehari-hari. Jika termasuk orang yang beresiko, diharapkan dapat melakukan pemeriksaan secara berkala,” ungkap Maxi. 

Dapatkan update berita setiap hari di Barakata.id. Yok! bergabung di Grup Telegram "KATA BARAKATA", caranya klik link https://t.me/SAHABATKATA, kemudian join. Juga ikuti Barakata.id di Google Berita. Lihat selengkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin