Home Warta Nusantara

Jokowi: Segera Kucurkan Bansos dan Insentif untuk UMKM

198
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

Barakata.id, Batam – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajarannyasegera mengucurkan bantuan sosial (bansos) dan insentif untuk pelaku UMKM (usaha mikro kecil dan menengah). Presiden ingin peredaran uang semakin banyak untuk perlindungan perekonomian masyarakat.

“Segerakan anggaran belanja bansos dan insentif untuk pelaku UMKM. Ini penting, sangat penting agar perlindungan sosial bagi masyarakat bisa terpenuhi terutama yang memang terkena dampak dari Covid-19,” kata Presdien Jokowi dalam rapat bersama jajarannya melalui video conference, Selasa (30/6/20).

Untuk diketahui, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp695,2 triliun untuk penanganan penyebaran Covid-19. Dana itu digunakan untuk sektor kesehatan sebesar Rp87,55 triliun, UMKM Rp123,46 triliun, perlindungan sosial Rp203,9 triliun, pembiayaan korporasi Rp53,57 triliun. Kemudian, sektoral kementerian/lembaga (k/l) dan pemerintah daerah (pemda) Rp106,11 triliun, dan insentif usaha Rp120,61 triliun.

Baca Juga :
Ekonomi Batam Diprediksi Tumbuh 5 Persen pada 2021

Jokowi menegaskan, insentif untuk UMKM harus segera direalisasikan agar pelaku UMKM bisa kembali bergairah menjalankan usahanya setelah terpukul pandemi Covid-19.

Selain itu, anggaran kesehatan harus segera direalisasikan penuh. Jokowi menegaskan, anggaran kesehatan ini berkaitan dengan insentif untuk tenaga medis.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengatakan bahwa seluruh anggaran ini jangan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tapi juga pemerintah daerah. Pemerintah daerah harus mendata jumlah dana yang dibutuhkan untuk pemulihan ekonomi dan kebutuhan itu dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kota harus melihat kebutuhan di lapangan, siapkan anggarannya. Jadi, di pusat disiapkan, di daerah juga siap, jadi berlapis-lapis,” katanya.

“Tiha hal ini (bansos, insentif, kesehatan) harus segera keluarkan,” tegas Jokowi dilansir dari laman Presiden RI.

Jokowi mengatakan, jika memang butuh APBD Perubahan untuk menanggulangi pandemi, maka pemerintah daerah harus bergerak cepat.

“Saya minta semuanya dipercepat. Kalau memang diperlukan anggaran perubahan, ya segera dikerjakan. Kalau tidak butuh perubahan ya segera belanjakan,” kata dia.

Baca Juga :
3 Arahan Jokowi untuk Pulihkan Sektor Pariwisata

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga memperingatkan jajaran di kabinetnya supaya segera melakukan belanja dari anggaran kementerian/lembaga (k/l). Ia mengatakan tak akan segan menegur langsung menteri terkait jika realisasi belanja anggaran masih rendah.

“Saya akan telepon langsung, saya tegur menteri atau kepala lembaganya. Jangan dibiarkan uang yang beredar di masyarakat semakin kering atau sedikit,” katanya.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin