Warta Dunia Satu Keluarga Asal Sabah Ditemukan Tewas di Kapal, Diduga Ditembak

Satu Keluarga Asal Sabah Ditemukan Tewas di Kapal, Diduga Ditembak

70
Ilustrasi

Barakata.id, Sabah – Satu keluarga berjumlah enam orang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di atas kapal di perairan Sabah, Malaysia. Keenam orang tewas itu diduga menjadi korban penembakan.

Melansir kantor berita Malaysia, Bernama, Senin (11/11/19), kapal itu ditemukan terombang-ambing di perairan Sabah, dekat wilayah perairan Filipina bagian selatan. Terdapat dua wanita dan seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun di antara enam korban tewas yang diketahui masih satu keluarga ini.

Kepala Kepolisian Sabah, Komisioner Omar Mammah, mengonfirmasi insiden ini dalam pernyataan kepada Bernama pada Minggu (10/11/11) waktu setempat sebagaimana dikutip Detik. com. Omar menyebutkan, keenam korban itu diyakini tewas ditembak pada Selasa (5/11/19) lalu.

Baca Juga : 4 Sindikat Narkoba Malaysia-Kepri Ditangkap, Satu Tewas Ditembak

Saat ditemukan, keenam korban tidak membawa dokumen identifikasi. Omar menyebut mereka semua berasal dari Pulau Denawan, Semporna, Sabah.

Omar menyebutkan, para korban diyakini hendak berlayar ke wilayah Siasi, Filipina bagian selatan untuk merayakan Maulid Nabi bersama keluarga mereka.

“Saat ada di dalam kapal menuju Siasi saat malam hari, mereka diyakini berpapasan dengan sebuah kapal tak dikenal. Sekelompok individu dari kapal tak dikenal tersebut mendekati kapal mereka dan melepas sejumlah tembakan,” tutur Omar dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, Omar menyebut di antara enam orang yang tewas ditembak, ada dua orang lainnya yang selamat setelah bersembunyi dari para pelaku.

Baca Juga : Simpan 55 Viedo Mesum di HP, Pria Malaysia Didenda Rp37 Juta

Keluarga korban yang khawatir karena rombongan ini tidak juga tiba di tujuan, memutuskan untuk mencari mereka. Kapal yang ditumpangi korban ditemukan terombang-ambing dengan enam jasad di dalamnya dan dua korban selamat.

“Keluarga korban membawa jasad itu kembali ke Pulau Denawan untuk dimakamkan sebelum publik mengetahui insiden itu dan melaporkannya ke polisi,” ucap Omar dalam pernyataannya.

Seluruh korban tewas telah dimakamkan pada Jumat (8/11/19) waktu setempat. Omar menambahkan bahwa kasus ini tengah diselidiki oleh Kepolisian Distrik Semporna. Motif penembakan masih dalam penyelidikan.

*****

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here