Mahasiswa Unib Cerita Timun Mas, Pelajar di Thailand Antusias

70
Taufik, mahasiswa FKIP Unib saat mengajar di SD Wichenchom, Songkla, Thailand. (F: Barakata.id/Dok. Unib)

Barakata.id, Bengkulu – Taufik Akbar Azwar, mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP Universitas Bengkulu (Unib) memperkenalkan cerita “Timun Mas” kepada pelajar sekolah dasar di Thailand. Cerita rakyat Indonesia yang disampaikan dalam bahasa Inggris itu mendapat sambutan hangat pelajar dan guru di Negeri gajah Putih tersebut.

Taufik adalah satu dari belasan mahasiswa Unib yang mengikuti program internship di berbagai kampus di Thailand. Taufik sendiri, tercatat magang belajar di Thaksin University, Songkla, Thailand.

Secara umum, ada 70-an lebih mahasiswa Unib yang melaksanakan magang belajar di berbagai universitas di luar negeri. Adapun Taufik merupakan salah satu peserta Student Mobility Program dari UPT KSLI dan akan melaksanakan program magang ini sampai 20 September 2019.

Baca Juga : Tiga Mahasiswa Faperta Unib Magang di RUTS Thailand

Selama di Negeri Gajah Putih itu, Taufik tinggal di asrama Thaksin University. Saat ini, ia sedang magang mengajar di Wichenchom, salah satu sekolah dasar (SD) di Songkla.

“Saya dengar ini adalah sekolah dasar terbaik di daerah ini. Sekolah ini memiliki program berbasis bahasa Inggris, jadi tak heran ada banyak guru asing yang mengajar di sekolah ini,” katanya seperti dikatakan ulang oleh Kepala UPT Kerja Sama dan Layanan Internasional Unib, Yansen PhD kepada barakata.id, Selasa (3/9/19).

Para pelajar SD Wichenchom, Songkla, Thailand. (Barakata.id/Dok. Unib)

Selama magang mengajar di sekolah itu, Taufik mengaku telah melakukan banyak hal. Ia mengobservasi atau mengamati kurikulum yang digunakan, proses belajar mengajar, keadaan sekolah dan peserta didik dan metode mengajar mereka.

“Saya juga telah mengisi satu kelas tambahan yaitu English Club pada hari Jumat lalu,” kata dia.

Taufik bererita, pada Jumat lalu, guru di Wichenchom memintanya untuk menampilkan materi pelajaran Bahasa Inggris. Namun ia juga diminta memperkenalkan kearifan Indonesia kepada siswa-siswa.

Pada kesempatan itu, Taufik pun berinisiatif memperkenalkan cerita rakyat Indonesia “Timun Mas” dalam bahasa Inggris.

“Para murid di sekuolah itu tampak sangat antusias mendengar cerita Timun Mas. Mereka sangat senang,” katanya.

Taufik Akbar Azwar bersama guru dan staf SD Wichenchom, Songkla, Thailand. (Barakata.id/Dok. Unib)

Timun Mas atau Timun Emas adalah cerita rakyat Jawa yang menceritakan kisah seorang gadis pemberani. Gadis itu mencoba untuk bertahan dan melarikan diri dari raksasa hijau jahat yang ingin menangkap dan memakannya.

“Anak-anak itu sangat gembira, mereka pun ingin mendegar cerita itu diulang-ulang. Nanti saya akan bawa cerita rakyat yang lain lagi,” kata Taufik.

Baca Juga : Universitas Bengkulu Semakin Diminati Mahasiswa Asing

Bukan hanya bahasa Inggris, Taufik mengaku menggunakan bahasa Indonesia saat momen perkenalan diri di hadapan seluruh siswa dan berikut staf di SD tersebut. Ia bahkan mencampur sedikit dengan bahasa Thai yang telah dipelajarinya.

Apa yang dilakukan Taufik mendapat sambutan hangat dari para siswa dan pihak sekolah. ” Mereka terlihat sangat senang saat saya memakai bahasa Thai ketika berkenalan itu,” ujar Taufik.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini