Universitas Bengkulu Semakin Diminati Mahasiswa Asing

296
Empat mahasiswa University of Battambang Cambodia ini akan mengikuti perkuliahan selama satu semester di Universitas Bengkulu. Mereka baru tiba di kampus Unib, Senin (26/8/19). (F: Dok. Unib)

Barakata.id, Bengkulu – Nama Universitas Bengkulu (Unib) semakin terkenal bukan hanya di dalam tapi juga di luar negeri. Universitas negeri di Provinsi Bengkulu itu kini sudah menjadi salah satu tujuan belajar bagi mahasiswa asing dari berbagai negara.

Yang terbaru, empat mahasiswa University of Battambang (UBB) Cambodia mengikuti perkuliahan selama satu semester di Unib. Keempat mahasiswa dari Kamboja itu ambil bagian dalam kelas internasional.

Kedatangan empat mahasiswa itu di Unib disambut oleh Kepala UPT Kerja Sama dan Layanan Internasional Unib Yansen PhD beserta Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris yakni Gita Mutiara Hati SPd MPd, dan Sekretaris Jurusan Akutansi Abdullah SE MSi Ak, Senin (26/8/19). Penerimaan para mahasiswa ini juga dihadiri oleh Kasubag dan staff UPT KSLI bersama sejumlah volunteers.

Baca Juga : Mahasiswa STAI MU Tanjungpinang Perkuat Kemampuan Bahasa Inggris di Lagoi

Keempat mahasiswa Kamboja tersebut adalah Meyly Seang dan Muyleang Chou yang akan belajar di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris serta Canruoth Chou dan Vimean Phal yang akan belajar di Prodi Akuntansi.

Yansen mengatakan, keempat mahasiwa tersebut akan mengikuti perkuliahan selama satu semester di Unib. Kedatangan mahasiswa asing ini adalah bagian dari kerja sama UNIB dengan UBB.

Diharapkan, kedatangan mahasiswa Kamboja tersebut akan memperkuat pelaksanaan kelas internasional di beberapa prodi di Unib.

“Saat ini rintisan kelas internasional telah dilaksanakan di Prodi Akuntansi, Manajemen dan Studi Pembangunan FEB. Beberapa prodi lain juga akan memulai aktivitas perkuliahan dalam Bahasa Inggris,” kata Yansen kepada barakata. id, Selasa (27/8/19).

Yansen mengatakan, kerja sama Unib dan UBB sudah berlangsung lama dan baik. Pertukaran mahasiswa secara rutin dilakukan setiap tahun.

Pada Juli-Agustus lalu, satu kelompok mahasiswa, terdiri 8 mahasiswa dari FKIK, FEB, FP, FMIPA dan FT Unib melakukan kegiatan KKN Internasional di Kamboja.

Mahasiswa asing lainnya

Yansen mengatakan, selain keempat mahasiswa asal Kamboja itu, satu mahasiswa dari Gifu University Jepang juga sedang melaksanakan program penelitian di Jurusan Kimia FMIPA Unib. Pada awal September nanti, dua mahasiswa dari Thailand juga akan melaksanakan program selama dua minggu di Jurusan Kimia Unib.

Kepala UPT Kerja Sama dan Layanan Internasional Unib, Yansen PhD (kanan) saat menyambut kedatangan empat mahasiswa asal Kamboja, Senin (26/8/19). (F: Dok. Unib)

Sebelumnya, pada April-Juni lalu juga ada tiga mahasiswa dari Rajamangala Univ of Technology Srivijaya, Thailand melaksanakan kegiatan Intership di Fakultas Pertanian Unib. Lalu, awal tahun 2019 ada delapan mahasiswa dari Filipina melaksanakan kegiatan praktik mengajar di FKIP Unib, sebagai bagian dari kegiatan South East Asia (SEA) Teacher Exchange..

“Kegiatan international student mobility, baik mahasiswa asing belajar di Unib dan sebaliknya terus ditingkatkan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan atmosfer akademik dan juga kapasitas mahasiswa Unib itu sendiri,” ujar Yansen.

Pada akhir September nanti, lanjut Yansen, 12 mahasiswa FKIP akan melaksanakan kegiatan magang (internship) mengajar di Filipina, Thailand dan Kamboja. Selain itu, juga ada dua mahasiswa lainnya, yakni 1 dari Prodi Manajemen FEB dan satu dari Prodi Sistem Informasi Unib akan melaksanakan internship selama tiga minggu di University of New England Australia.

Baca Juga : SKK Migas Bangun Migas Centre di Kampus Putera Batam

Yansen mengatakan, tahun ini sebanyak 70 mahasiswa Unib melaksanakan berbagai program pertukaran dan belajar di universitas di luar negeri. Kegiatan ini didukung dengan berbagai skema: bantuan universitas, fakultas dan skema mandiri.

“Negara tujuannya seperti Australia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Cambodia, Taowan, Jepang, Filipina,” kata dia.

Untuk universitasnya antara lain, Universitas New England (Australia), Universitas Malaysia Kelantan, Universitas Sains Malaysia, Sultan Zainal Abidin (Malaysia), Rajamangala Univ of Technology Srivijaya (Thailand), Thaksin Univ (Thailand), dan Universitas Prince Songkla Univ (Thailand). Kemudian, ada juga Universitas Banking of Ho Chi Min City (Vietnam), Gifu University (Jepang), Ming Chi Univ of Technology (Taiwan), dan Univ Battambang (Cambodia).

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini