Warta Kepulauan Riau Calon Imam dan Muazin Masjid Raya Batam II Diseleksi Tim 7

Calon Imam dan Muazin Masjid Raya Batam II Diseleksi Tim 7

246
Masjid Raya Batam II di Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. (F: Istimewa)

Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam membuka kesempatan bagi warga muslim untuk mendaftar menjadi imam dan muazin Masjid Sultan Mahmud Riayatsyah atau Masjid Raya Batam II. Proses seleksi akan dilakukan oleh tujuh orang atau disebut dengan Tim 7.

Ketua panitia seleksi, Yusfa Hendri mengatakan, Pemko Batam melibatkan berbagai pihak dalam seleksi imam dan muazin Masjid Agung Sultan Mahmud Riayatsyah.

“Panitia seleksi terdiri dari beberapa unsur. Ada dari Pemko Batam, Kementerian Agama (Kemenag) Batam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, unsur mubalig, dan profesional,” kata Yusfa di Batam Centre, kemarin.

Baca Juga : Lowongan Kerja, Masjid Raya Batam II Butuh Imam dan Muazin

Ketujuh orang panitia itu akan terlibat dalam setiap proses seleksi yang meliputi tiga tahapan yakni seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara serta praktik.

“Pada tahap seleksi administrasi, setiap orang yang mendaftar harus menyampaikan permohonan atau lamaran dilengkapi dengan persyaratan,” ujarnya.

Mengutip Media Center Kota Batam, surat lamaran ditulis tangan serta dibubuhi tanda tangan di atas materai. Surat ditujukan kepada Wali Kota Batam cq. Panitia Seleksi Imam dan Muazin Masjid Agung Sultan Mahmud Riayatsyah Kota Batam.  

Bersama surat lamaran, dilampirkan fotokopi KTP, akta kelahiran, ijazah, dan kartu keluarga. Serta surat pernyataan bersedia ditempatkan di Kota Batam yang juga diberi materai.

Berkas lamaran dikirim ke Bagian Kesra Setdako Batam di Kantor Wali Kota Batam Jalan Engku Putri nomor 1 Batam Centre. Atau bisa melalui email: [email protected]

“Seleksi administrasi ini berlangsung mulai 19 Juli sampai 20 Agustus 2019. Setelah itu akan ada seleksi tertulis, meliputi pengetahuan tentang akidah, fikih, tafsir, dan lain sebagainya,” kata Yusfa.

Baca Juga : Masjid Raya Batam II Hampir Rampung

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Batam itu menyatakan, bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan tertulis, akan menjalani tes wawancara dan praktik. Pada tes terakhir ini akan dilihat kemampuan serta kecakapan sesuai kualifikasi yang telah ditetapkan.

Adapun syarat umum yang harus dipenuhi calon imam dan muazin adalah laki-laki, warga negara Indonesia, beragama Islam, umur antara 25-50 tahun, dan sudah menikah. Kemudian pendidikan minimal S1 sederajat, hafal minimal 20 juz Alquran, harus mengetahui dan memahami ilmu fiqih, hadis, tafsir, serta bersuara merdu.

“Kami akan mengambil tiga orang imam dan dua muazin terbaik. Dan akan menandatangani kontrak dengan Pemko Batam,” katanya.

“Harapannya di awal September sudah ada hasilnya. Karena 20 September masjid akan diresmikan,” sambung Yusfa.

Masjid Sultan Mahmud Riayatsyah berlokasi di Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. Masjid ini akan menjadi ikon baru bidang keagamaan di Batam setelah Masjid Agung Batam di kawasan Batam Centre yang sudah lebih dulu berdiri.

*****

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here