Home Kepulauan Riau

Sulit untuk Peningkatan Kompetensi? Ini yang Harus Diketahui oleh Guru

Ketua PGRI Kepri, Rustam Efendi, SE.MSi memberikan kata sambutan pada Pembukaan Rakor Pimpinan PGRI di Hotel Gedion, Batam, Sabtu (14/11/2020). Foto: Ali Mhs/barakata.id
Banner Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam – Bila masih ada guru yang masih mengalami kesulitan terkait peningkatan kompetensi dengan fasilitas seperti diklat, webinner dan lainnya, sepatutnya tak perlu diragukan lagi, seiring perkembangan teknologi.

Arden  Simeru, Inisiator aplikasi ‘Bantu Guru’ sekaligus salah satu pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau ini siap memberikan bimbingan bagi para guru, terkhusus di Kepulauan Riau.

Baca Juga : 

Advertisement

Arden mengatakan, konsep dibuatnya aplikasi ‘Bantu Guru’ tersebut dalam rangka membantu sekaligus memenuhi kebutuhan para guru.

Seperti kompetensi guru, layanan guru ataupun hal lain yang berkaitan dengan kebutuhan maupun permasalahan yang berkaitan dengan profesi guru. Tentu bisa disampaikan ataupun dilaporkan melalui aplikasi ‘Bantu Guru’.

“Kita siap membimbing para guru di Kepri, terkait adanya aplikasi ‘Bantu Guru’ ini,” ungkap Arden kepada barakata.id disela-sela Rapat Koordinasi Pimpinan PGRI tingkat kabupaten, kota se Provinsi Kepulauan Riau dan Penandatanganan MoU dengan Perbankan dan Stakeholder lainnya di Gedion Hotel, Penuin, Lubukbaja, Kota Batam, Sabtu 14/11/2020).

Ketua PGRI Provinsi Kepri
Ketua PGRI Provinsi Kepri, Rustam Efendi,SE.MSi saat pembukaan Rapat Koordinasi Pimpinan PGRI kabupaten, kota se Kepri, Hotel Gedion, Sabtu (14/11/2020). Foto: Ali Mhd /barakata.id

Aplikasi ‘Bantu Guru’ ini bisa didownload  di Playstore. Aplikasi ini rencananya  akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara di HUT PGRI ke-75 pada 28 November 2020 mendatang.

“Aplikasi ini dirancang tanpa batas. Jadi setiap ada masalah atau jadi kebutuhan guru, aplikasi ini lah solusinya. Jadi  semangatnya dari guru, oleh guru, dan untuk guru,” ungkap Arden.

Baca Juga : 

Samantara Muhammad Syafi’i selaku penanggungjawab  Digitalisasi  dan Organisasi sekaligus sebagai Ketua PGRI Riau mengatakan, aplikasi ‘Bantu Guru’ ini dibuat oleh guru-guru yang ada di beberapa daerah di Riau. Selama 9 bulan membuat aplikasi ini.

“Fungsi aplikasi ini menjadi sebuah layanan untuk guru di Indonesia,” ujarnya.

Ketua PGRI Provinsi Kepulauan Riau, Rustam Efendi mengatakan, pada prinsipnya ia mendukung penuh atas bimtek penggunaan aplikasi ‘Bantu Guru’ itu. Karena akan meberikan manfaat yang sangat luar biasa bagi guru itu sendiri.

Dengan begitu, kata Rustam, ke depannya para guru di Kepulauan Riau tidak akan mengalami kesulitan dalam hal fasilitas pendukung seperti diklat, webinner  guna peningkatan kompetensi guru, sekaligus untuk mengatasi kebutuhan para guru sehari-hari.

“Saya berharap kegiatan ini akan membawa manfaat bagi para guru yang ada di Kepri ini. Tentu harus betul-betul dipahami dan serius mengikutinya,” ungkap Rustam.

Baca Juga : 

Rustam mengatakan, Rapat Koordinasi pimpinan PGRI kabupaten, kota se Kepri ini, selain bimtek terkait penggunaan aplikasi “Bantu Guru” sekaligus penandatanganan MoU dengan pihak Perbankan serta pihak lainnya. Dengan harapan, Perbankan yang ada di Kepri dapat mengatasi kepentingan para guru.

“Saatnya guru harus lebih maju dan sejahtera, seiring perkembangan teknologi. Dengan begitu, kehidupan guru ke depan akan lebih terjamin dan tentu lebih aman,” pangkas Rustam.

*****
Penulis : Ali Mhd

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin