Home Kepulauan Riau Tanjungpinang

Guru Agama di Kepri Dilatih Tangkal Radikalisme

47
Tangkal Radikalisme
Para guru peserta seminar Menangkal Radikalisme yang ditaja BNPT dan FKPT Provinsi Kepri di Hotel Comfortable Tanjungpinang, Kamis (12/3/20).

Barakata.id, Tanjungpinang – Guru-guru agama di Provinsi Kepri mendapat pelatihan tentang cara menangkal paham-paha radikal serta terorisme. Pelatihan itu digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan FKPT Provinsi Kepri di Hotel Comforta Tanjungpinang, Kamis (12/3/20).

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kepri Dr Fauzi mengatakan, acara bertema “Internalisasi Nilai-Nilai Agama dan Budaya di Sekolah Dalam Menumbuhkembangkan Moderasi Beragama” itu diikuti guru-guru agama tingkat PAUD/TK, SD/MI dan SMP/MTS se-Kepri.

“Harapan kita, para guru agama ini menguasai dan menerapkan pola pendidikan pembelajaran inspiratif, serta memberi pemahaman cara membuat bahan ajar berbasis TIK,” katanya.

Untuk pemateri dari BNPT diisi oleh Kolonel Roedy Widodo sebagai Kasubdit Pemulihan Korban BNPT.

Tangkal Radikalisme
Para narasumber pelatihan dan seminar Menangkal Radikalisme yang ditaja BNPT dan FKPT Kepri di Hotel Comforta, Tanjungpinang, Kamis (12/3/20).

Roedy Widodo dalam pemaparannya banyak menceritakan asal mulanya kelompok teroris dan sistem yang digunakan mereka dalam melakukan propaganda.

“Kelompok teror juga memanfaatkan teknologi dengan menggunakan forum chat, dan sarana medsos. Berkembangnya media sosial semakin dimanfaatkan oleh kelompok teror dalam menyampaikan pesan,” kata dia.

Baca Juga :
Maksimalkan Kearifan Lokal Kepri untuk Cegah Radikalisme

Menurutnya, peran guru agama sangat penting dalam mengedepankan pengajaran keagamaan yang moderat serta selaras dengan wawasan dan semangat cinta NKRI.

“Bentengi keyakinan seluruh umat dari berbagai provokasi, hasutan dan pola rekruitmen teroris di lingkungan masyarakat. Guru Agama juga perlu dilibatkan dalam meluruskan pemahaman radikalisme dan kekerasan baik melalui media pengkajian, tulisan dan kampanye di dunia maya,” ujar Roedy.

Pelatihan dan seminar sehari itu berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

*****

Penulis : Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin