Home Kepulauan Riau Natuna

Sekda Natuna Minta Kepala OPD Fokus Tangani Virus Corona

27
Sekda Natuna
Sekda Natuna, Wan Siswandi

Barakata.id, Natuna – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Wan Siswandi meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) fokus membantu penanganan virus corona (Covid-19). Ia juga mengintruksikan masing-masing OPD menunda beberapa kegiatan.

Hal itu disampaikan Sekda Natuna saat memimpin Rapat Percepatan Pelaksanaan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 sesuai Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Ranai, Senin (6/4/20) pagi.

Baca Juga :
Bupati Natuna Rotasi Pejabat Eselon III dan IV

Wan Siswandi menyampaikan, sesuai dengan edaran Kemendagri, Satgas Penanganan Covid-19 akan dipimpin langsung oleh kepala daerah masing-masing.

Selain itu, Rapat koordinasi seperti ini akan terus dilakukan selama pandemi Covid-19, sehingga perkembangan kondisi terkini akan dapat dievaluasi secara berkelanjutan, untuk menentukan langkah strategis. Hal ini menjadi penting untuk dilakukan karena akan berimbas pada sanksi pemotongan Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus maupun pada Dana Alokasi Umum.

Menyikapi masalah ini, Pemkab Natuna sudah menganggarkan Rp15 miliar dari beberapa mata anggaran yang sudah disisir. Penganggaran itu harus dilakukan sesuai perkembangan yang ada.

Selain itu Dana Alokasi Khusus (DAK) juga dihentikan untuk sementara waktu, dan berlaku secara nasional.

“Oleh karena itu, seluruh pimpinan OPD agar segera melakukan evaluasi, menghentikan sementara berbagai kegiatan untuk kemudian mengalihkan pada fokus penanganan Covid-19,” katanya.

Rapat Pemkab Natuna
Rapat Percepatan Pelaksanaan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 sesuai Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Ranai, Senin (6/4/20) pagi.

Wan Siswandi juga mengatakan, kondisi penanganan Covid-19 ini mengakibatkan kondisi yang sulit. Imbauan pemerintah agar masyarakat untuk tetap di rumah juga berimbas pada menurunnya perekonomian masyarakat yang mengakibatkan gangguan dari pemenuhan kebutuhan keluarga.

“Untuk itu, harus ada solusi cepat dalam menyikapi permasalahan ini,” ujar Wan Siswandi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BP3D, Moestafa Albakrie juga menyampaikan bahwa untuk saat ini, pemerintah daerah harus memfokuskan anggaran kepada penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan berbagai dampak negatif lainnya dari pandemi corona.

Untuk itu diharapkan kepada dinas terkait dapat lebih memfokuskan anggaran kepada tiga hal di atas, dengan tujuan agar masyarakat dapat melaksanakan imbauan ataupun aturan yang telah dibuat oleh pemerintah.

*****

Penulis : Edi Zamri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin