Home Kepulauan Riau Batam Proyek KEK Kesehatan Internasional Sekupang Dikenalkan Sampai UEA

Proyek KEK Kesehatan Internasional Sekupang Dikenalkan Sampai UEA

38
KEK Kesehatan Internasional Sekupang
Pihak BP Batam mempromosikan proyek KEK Kesehatan Internasional Sekupang dalam acara yang digelar KBRI Abu Dhabi dan Bank Indonesia yang ada di Uni Emirat Arab (UEA), Senin (2/8/21). (F: Humas BP Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam- Proyek Special Economic Zone (SEZ) Batam Sekupang International Health atau KEK Kesehatan Internasional Sekupang dikenalkan sampai ke Uni Emirat Arab (UEA). Proyek tersebut dipaparkan dalam acara Road to Indonesia Investment Day 2021.

Kegiatan itu diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi dengan Bank Indonesia di Abu Dhabi UEA. Kegiatan dilakukan secara daring, Senin (2/8/21).


Indonesia Investment Day 2021 itu diselenggarakan KBRI Abu Dhabi UEA dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaa RI ke-76. Indonesia Investment Day akan digelar secara virtual pada 19 Agustus 2021 mendatang.

Baca Juga:

Acara tersebut mengangkat tema “Captivating Bilateral Relation between Indonesia-UAE through Investment Realization”. Rencananya akan menghadirkan pembicara dari Kementerian Investasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kadin, serta investor Persatuan Emirat Arab (PEA) yang telah masuk di Indonesia dan menampilkan proyek-proyek unggulan dari beberapa daerah.

Dalam zoom meeting tersebut hadir Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tokyo Causa Iman Karana, dan IIPC Abu Dhabi Mohammad Ridwansyah Saidi Ungsi.

Kepala Pusat Pengembangan KPBPB Batam dan KEK Endry Abzan mengatakan, dari beberapa proyek di Indonesia, proyek KEK Kesehatan Internasional Sekupang akan mewakili Kepri.

Proyek tersebut menjadi satu dari lima proyek di Indonesia di ajang Road to Indonesia Investment Day 2021 di Abu Dhabi.

KEK Kesehatan Internasional Sekupang ini juga masuk dalam Program Proyek Strategis dalam Rencana Induk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, Bintan, dan Karimun (BBK).

Lahan KEK Kesehatan Internasional Sekupang ini memiliki luas 44,5 hektare. Rumah sakit internasional tersebut memiliki konsep medical and tourism. Produk unggulannya
cardiovascular center, cancer center, stemcell center, women and fertility center, cosmetic and plastic surgery, dan retirement village.

“Rumah sakit ini juga akan dibangun beberapa sarana dan fasilitas, antara lain healing garden, shopping center, apartemen dan hotel berbintang dan lain-lain,” ujar Endry Abzan didampingi Kepala Bagian Promosi Ariastuty Sirait dan Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Hermawan.

Meskipun bertaraf internasional, BP Batam juga menyediakan pelayanan rumah sakit bagi pasien yang menggunakan BPJS.

“Pada zoom meeting ini, investor Abu Dhabi menyukai investasi brownfield project dengan IRR 12 persen. Alhamdulillah kita memenuhi kriteria tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:

Dia berharap, dalam ajang promosi tersebut, Batam terpilih sebagai 2 besar yang dapat mengikuti tahapan selanjutnya.

“Pimpinan BP Batam juga berpesan agar kita segera mendapatkn investor yang tepat, tentunya kita harus selektif dalam memilih calon investor,” harapnya.

Selain KEK Kesehatan Internasional Sekupang, empat proyek lainnya yaitu Lhokweng Yacht Estate di Aceh, Integrated Shrimp Fisheries Industry di Jawa Tengah, Banyuwangi Marina Boom di Jawa Timur, dan Kertajati Aerocity di Jawa Barat.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin