Home Kepulauan Riau Pemprov Kepri dan BAKTI Gesa Pembangunan 35 Menara BTS

Pemprov Kepri dan BAKTI Gesa Pembangunan 35 Menara BTS

12
Pemprov Kepri
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Kadis Kominfo Kepri rapat virtual dengan Dirut BAKTI Kementerian Kominfo RI, Anang Latif secara virtual di ruang rapat utama lantai 4, Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (4/1/21). (F: Diskominfo Kepri)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan  Informasi (BAKTI) akan menggesa pembangunan 35 menara Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Kepri. Menara telekomunikasi itu bakal dibangun di 35 titik yakni di Bintan, Karimun, Natuna, dan Kepulauan Anambas.

Penggesaan pembangunan 35 menara BTS tersebut dimatangkan saat Gubernur Kepri, Ansar Ahmad rapat bersama Direktur Utama/CEO BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informasi RI, Anang Latif secara virtual di ruang rapat utama lantai 4, Kantor Pemprov Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (4/1/21).

Untuk diketahui, BTS adalah suatu infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara perangkat komunikasi dan jaringan operator.

BACA JUGA : Kementerian Kominfo Bangun 35 BTS 4G di Kepri

Di era globalisasi ini, ketersediaan BTS untuk mempermudah dan mempercepat komunikasi sangat dibutuhkan hingga ke pelosok daerah.

Karena itu, Gubernur Ansar menilai pembangunan menara BTS di Kepri sangat penting. Ia meminta agar hal ini bisa disegerakan proses realisasinya.

Rencananya, 35 BTS Yang akan dibangun di Kepri itu masing-masing 17 titik di Natuna, 5 titik di Bintan, 1 di Karimun dan 12 titik di Kepulauan Anambas.

Selain pembangunan 35 BTS oleh BAKTI, juga ada rencana pembangunan sebanyak 41 titik yang melalui jalur komersil operator seluler. Namun, hingga kini Pemprov Kepri belum menentukan operator seluler mana yang akan ditunjuk.

Adapun jalur komersil ini berjumlah 41 titik yang masing-masing 1 di Bintan, 1 di Karimun, 1 di  Batam, 28 di Lingga dan 10 di Natuna.

“Dua hari lalu saya rapat bersama Pak Menteri (Kominfo). Beliau minta komitmen daerah untuk mempermudah kelancaran pembanguan, baik berupa penyediaan lahan dan perizinannya. Terutama di daerah yang akan dibangun BTS tersebut,” kata Ansar.

“Saya berharap rencana ini bisa disegerakan. Silakan bapak dan ibu dari BAKTI berkomunikasi langsung dengan Dinas Kominfo dari kabupaten dan kota terkait. Jika ternyata di lapangan ada hambatan, langsung komunikasi dengan saya. Kita selesaikan bersama-sama,” sambung Ansar, dikutip dari kominfo.kepriprov.go.id.

Gubernur juga berharap pembangunan 35 BTS dapat selesai di tahun 2021 hingga 2022 sesuai rencana target.

“Intinya, saya bersama Diskominfo kabupaten dan kota telah membangun komitmen itu. Kita ingin ini segera terealisasikan,” kata Gubernur.

Dirut BAKTI Anang Latif dalam kesempatan ini mengatakan, dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan ke depan, pihak BAKTI bersama mitra perusahaannya dari akan melakukan survei ke 35 lokasi dimaksud.

Tujuan survei ini untuk mencari lokasi dan informasi bersama pemda setempat terkait hal-hal yang dibutuhkan dalam proses pembangunan.

“Sejauh ini kita sudah membangun sebanyak 1.600 titik BTS. Untuk 35 titik di Kepri ini saya rasa tidak terlalu sulit. Apalagi kita lihat Pak Gubernur memiliki komitment yang cukup tinggi dan telah melakukan beberapa upaya sebagai bentuk percepatan,” katanya.

“35 titik dengan jumlah kontraktor yang siap bekerja untuk 2.700 titik, saya rasa ini jumlah yang tidak terlalu besar. Namun, harus kita lihat juga dari hasil survei nanti,” lanjut Anang.

BACA JUGA : Layanan 4G LTE Telkomsel Kini Menjangkau Seluruh Natuna

Ikut hadir mendampingi Gubernur pada rapat daring itu di antaranya, Kadis Kominfo Kepri Zul Hendri, Sekda Bintan Adi Prihannara bersama Kadis Kominfo Bintan Aupa Samake. Sedangkan perwakilan dari Natuna, Anambas dan Karimun hadir secara virtual.

Jelang berakhirnya rapat virtual itu, Ansar Ahmad kembali mengingatkan, masalah lahan dan perizinan untuk pembangunan BTS agar dikomunikasikan dengan Kadis Kominfo dari masing-masing kabupaten dan kota. Namun jika di lapangan ada hambatan, Gubernur berjanji akan ikut turun langsung.

“Intinya 35 titik ini saya mau disegerakan. Apapun yang harus kita lakukan, baik perizinan, lahan akan kita usahakan dan disegerakan. Selain BTS dari program BAKTI,  yang melalui operator seluler komersil juga akan kita fasilitasi,” tegas Ansar.

*****

Editor : YB Trisna

Advertisement
SebelumnyaPastikan Penerapan Protkes, Wawako Tinjau Sekolah di Batam
SelanjutnyaBKPSDM Kabupaten Blitar : ASN Dilarang Mudik Selama Libur Paskah dan Long Weekend. Ini Alasanya..!