Home Kepulauan Riau

Operator Telekomunikasi Bayar Utang, Segel Menara Dilepas

47
Petugas dari Pemko Batam membuka segel menara milik operator telekomunikasi yang sebelumnya dipasang lantaran menunggak pembayaran retribusi daerah. (F: Dok. Istimewa)

Batam – Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melepas segel yang dipasang di sejumlah menara milik XL, Indosat, dan Telkomsel, Sabtu (31/5/19) lalu. Pelepasan segel menara setelah ketiga operator itu membayar utang tunggakan retribusi menara.

Kepala UPT Pengawasan dan Pengendalian Bangunan Gedung dan Menara (PPBGM) Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Decky Diar mengatakan, utang retribusi tiga operator tersebut mencapai Rp800 juta.

Decky mengatakan, tunggakan tersebut merupakan utang pembayaran tahun 2018. Operator terakhir yang melunasi tunggakan adalah Telkomsel sebesar Rp318.799.388.

“Telkomsel sudah melunasi sisa tagihan tahun 2018 pada 27 Mei 2019 lalu. Hal ini sesuai Perwako Nomor 3 Tahun 2019 Pasal 16 huruf a,” kata Decky, dikutip dari Media Center Batam, Kamis (6/6/19).

Baca Juga : Pemko Batam Segel 8 Menara Telekomunikasi

Sebelumnya Indosat dan XL sudah melunasi untuk menara green field pada bulan Februari lalu. Dan untuk menara roof top, XL sudah melunasi utang di akhir April.

“Telah diterimanya pembayaran piutang dari PT Telkomsel ini menandakan terselesaikannya upaya realisasi pembayaran piutang Tahun 2018,” tambah Bendahara Penerimaan Dinas CKTR, Arief Firmansyah.

Pendapatan daerah dari retribusi menara ini pada tahun 2018 terkumpul Rp5,62 miliar. Sebanyak Rp800 juta di antaranya merupakan realisasi piutang.

“Ini sesuai dengan potensi dan target retribusi pengendalian menara tahun 2018 lalu, yaitu Rp5,62 miliar,” ujarnya.

Adapun target retribusi pengendalian menara yang ditetapkan di APBD 2019 ini senilai Rp6,5 miliar. Atau naik sekitar 15 persen dari tahun sebelumnya.

****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin