Home Gaya Tekno

Jangan Larang Anak Buka Internet

139
Internet untuk Anak
Foto Ilustrasi. Seorang anak menonton YouTube. Orangtua harus memantau akses internet anak-anaknya agar tak terjerumus dalam hal-hal negatif. (F: Asrul Rahmawati/barakata.id)

Barakata.id, Batam – Penggunaan internet pada anak memang tak dapat dihindarkan. Apalagi ketika anak-anak belajar dari rumah.

Mau tidak mau mereka akan bersentuhan dengan internet. Di sinilah orangtua dituntut untuk pandai memonitor anak-anaknya saat mengakses internet.

“Memang harus dibatasi, tapi jangan dilarang. Apalagi dengan terang-terangan melarangnya. Sebab semakin dilarang akan semakin dilakukan karena penasaran,” ujar Miss Internet Kepri 2019 Ruby Robiah Al Adawiyah kepada barakata.id, Senin (1/6/20).

Baca Juga :
3 Cara Agar Anak Lepas dari Kecanduan HP

Ruby menyebut untuk anak-anak akses internet sebenarnya perlu dibatasi. Sebab dengan mengakses internet berlebihan akan rentan dengan kejahatan dunia maya.

Mulai dari cyber bullying, bertemu predator atau mengakses konten negatif.

Di sisi lain, perkembangan sensor motorik menjadi kurang baik. Anak menjadi malas bergerak karena keasyikan mengakses internet.

Mata juga bisa rabun karena terlalu lama terpapar sinar dari layar gawai. Selain itu anak juga bisa menjadi anti sosial.

“Apalagi kalau sudah kecanduan internet, itu berbahaya. Kalau sudah begitu harus dikomunikasikan baik-baik. Anak-anak lebih memperhatikan jika diberi tahu sesuatu pakai kata karena. Misalnya, jangan kebanyakan game online, karena bisa lupa makan, nanti sakit, begitu” tutur Ruby.

Sebisa mungkin alihkan ke konten positif. Beri edukasi kepada anak tentang penggunaan internet yang positif.

Miss Internet Kepri 2019 Ruby Robiah Al Adawiyah

Misalnya dengan mengakses YouTube kartun anak, permainan yang mengasah otak, aplikasi belajar online dan lain-lain.

“Orangtua juga harus tegas memberi tahu batasan jam penggunaan gawai. Kapan saja bolehnya dan berapa lama durasinya,” kata dia.

Baca Juga :
Hai Bunda, Ini Cara Agar Anak Suka Makanan Sehat? Ajak Dia Nonton Video Masak

Pemberian gawai kepada anak juga harus disesuaikan dengan usianya. Saran Ruby jika pun memberikan gawai kepada anak, pastikan usianya di atas 14 tahun.

“Itupun jangan bilang dikasihkan, tapi lebih baik bilang dipinjamkan. Sehingga akan mudah kalau ingin mengecek aktivitas gawai tersebut, tinggal bilang saja, mama atau papa mau pakai sebentar,” pungkas Ruby.

*****
Penulis : Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin