Home Jelajah Jalan-Jalan Dataran Engku Hamidah, Spot Foto Molek di Batam yang Kental Sejarah Melayu

Dataran Engku Hamidah, Spot Foto Molek di Batam yang Kental Sejarah Melayu

152
Para pejabat Pemko Batam berfoto di depan tulisan Dataran Engku Hamidah berlampu hias saat peresmian dataran itu, Selasa (17/12/19) malam. (F: Barakata.id/Dok. Humas Pemko Batam)

Barakata.id, Batam – Spot foto cantik nan molek di Kota Batam bertambah satu lagi. Namanya Dataran Engku Hamidah.

Lokasinya memang tak seluas Dataran Engku Putri di Batam Centre yang sudah lebih dulu ada dan dikenal luas warga Batam.

Dataran Engku Putri yang berada di laman kantor Pemko Batam, selama ini kerap digunakan sebagai pusat kegiatan pemerintahan, dan masyarakat Batam.

Sementara Dataran Engku Hamidah lebih tepat disebut taman kota, taman kota yang cantik menawan.

Baca Juga :

Wisata Batam Kini Lebih Instagramable

Batam Kembangkan Konsep Homestay di Kampung Wisata

Lokasinya persis di hadapan Hotel Green Rose, Jalan Raja Haji Fisabilillah, masih di seputaran Batam Centre juga. Jika kamu ingin melihat pesonanya dengan puas, datanglah malam hari.

Kamu bisa merasakan siraman gemerlap lampu hias warna-warni yang terpasang di area tersebut. Ditambah lagi dengan terpaan sorot lampu bangunan di sekitar dan pendaran lampu kendaraan yang melintas.

Dataran Engku Hamidah baru saja diresmikan pada Selasa (17/12/19) malam oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Siapakah Engku Hamidah?

Mungkin banyak yang belum tahu. Engku Hamidah adalah Engku Putri. Dua nama satu raga itu adalah seorang putri dari kerajaan Melayu Riau-Lingga.

Sosok Engku Hamidah sangat penting. Perannya bukan hanya berpengaruh bagi perjalanan Kota Batam tapi juga Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Engku Hamidah merupakan putri Raja Haji Yang Dipertuan Muda Riau IV. Karena ia seorang perempuan, menurut aturan masa itu, Engku Hamidah tidak bisa melanjutkan kepemimpinan di kesultanan Riau-Lingga ketika itu.

Meski demikian, perannya dalam sejarah Kesultanan Riau-Lingga tetap penting. Karena itu, tak heran jika makam Engku Hamidah yang berada di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang juga ramai diziarah-kunjungi oleh masyarakat luas, termasuk para tokoh-tokoh utama di Kepri.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad

Menurut Amsakar, Engku Hamidah adalah pemegang regalia Kerajaan Riau Lingga seperti cogan, terompet nafiri, dan jubah kebesaran. Regalia ini merupakan alat untuk melantik orang-orang besar di masa itu.

“Pemberian nama Dataran Engku Hamidah ini, selain untuk menghormati juga sebagai upaya kita mengangkat sejarah Melayu di tengah masyarakat Batam dan wisatawan yang datang,” katanya.

“Secara silsilah, Engku Hamidah memiliki darah sultan, dan Yang Dipertuan Muda. Itulah mengapa ia bisa disebut Raja Hamidah atau Engku Hamidah,” sambung Amsakar.

Ia menegaskan, Engku Putri dan Engku Hamidah adalah orang yang sama. Ketika kecil, Engku Hamidah dipanggil dengan Engku Putri.

“Jadi sebenarnya, Engku Putri itu adalah nama timang-timang atau nama kecil dari Engku Hamidah. Ini yang mungkin banyak belum diketahui orang,” kata Amsakar.

Untuk mengenalkan sosok Engku Hamidah, lanjut Amsakar, di dataran itu nantinya juga akan dibuat sinopsis atau semacam kisah singkat tentang sejarah Engku Hamidah atau Engku Putri.

“Jadi nanti orang-orang yang datang ke dataran ini bukan hanya bisa mendapat spot foto cantik tapi juga dapat mengetahui sejarah Melayu khususnya tokoh Engku Hamidah,” kata pria yang juga dikenal sebagai penyair ini.

Daya tarik baru wisata

Rombongan wisatawan dari Pontianak menyinggahi Dataran Engku Hamidah untuk mengabadikan beberapa momen keceriaan, Rabu (18/12/19). (F: Barakata.I’d/Dok.Disparbud Batam)

Amsakar berharap Dataran Engku Hamidah ke depannya bukan hanya sebagai penghias kota tapi juga mampu menjadi daya tarik baru tempat wisata di Batam.

“Di landmark ini sangat cocok untuk mengambil foto-foto yang instagramable, terutama untuk anak-anak muda dan wisatawan,” kata dia.

Pembangunan Dataran Engku Hamidah ini dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam.

Baca Juga :

Rudi Ingin Pulau-Pulau di Batam Jadi KEK Pariwisata

Agen Travel dan Jurnalis Srilanka Eksplorasi Wisata Batam

Menurut Kepala Dinas BMSDA Batam, Yumasnur, lokasi bersantai ini akan ditata sedemikian rupa sehingga dapat pula menjadi tempat kegiatan-kegiatan warga Batam.

Sarana pendukung lain, seperti jalan utama di kawasan tersebut sudah tersedia. Akses jalan utama yang representatif, transportasi dan lainnya.

“Pembangunan dan pelebaran ruas jalan dari flyover Tuah Madani sampai simpang BNI sudah selesai. Untuk lahan kosong atau buffer zone nantinya bakal dimanfaatkan untuk taman bunga lengkap dengan lampu-lampu hias.

“Dataran Engku Hamidah ini dirancang menarik, bukan saja di siang hari tapi juga malam.

Kehadiran lampu hias bertuliskan “Dataran Engku Hamidah” ini menambah ikon nama kawasan di Batam. Sebelumnya, Pemko Batam juga telah membuat tulisan berlampu hias di beberapa lokasi di antaranya di dir Lubukbaja, Sungai Jodoh, Bundaran Tuah Madani, dan flyover Laluan Madani.

*****

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here