Home Kepulauan Riau Bintan

APBD BINTAN 2021: Diproyeksi Defisit, Pemkab Usulkan Rp1,175 Triliun

32
Apri Sujadi
Bupati Bintan, Apri Sujadi memutuskan meliburkan sekolah dari TK sampai SMP mulai 17 hingga 29 Maret 2020 untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Barakata.id, BINTAN – APBD Bintan tahun anggaran 2021 diproyeksi mencapai Rp1,175 triliun. Disokong pendapatan Rp1,134 triliun tapi diperkirakan defisit karena butuh belanja Rp1,175 triliun

Rancangan anggaran itu telah diajukan Bupati Bintan Apri Sujadi kepada DPRD, Senin (27/7/2020). Apri saat menyampaikan KUA-PPAS menjelaskan, pendapatan daerah berasal dari target PAD sebesar Rp273,862 miliar, dana perimbangan Rp706,202 miliar, serta lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp154,198 miliar.

“Sedangkan untuk estimasi belanja daerah pada tahun 2021 diperkirakan sebesar Rp1,175 triliun terdiri dari belanja tidak langsung sekitar Rp651,623 miliar dan belanja langsung mencapai Rp524,354 miliar,” ungkap Apri Sujadi.

Menurut Apri, jika dilihat dari komposisi antara pendapatan dan belanja daerah terdapat defisit sebesar Rp43,31 miliar.

Dari sisi pembiayaan, kata dia, penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp41,71 miliar yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa).

Sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp1,6 miliar berupa penyertaan modal pada PT BPR Bintan yang merupakan tahun terakhir dari penyertaan modal.

“Dari komposisi ini pembiayaan netto sebesar Rp43,31 miliar, sehingga secara struktur sisa lebih perhitungan anggaran tahun berkenaan sebesar Rp0,” sebutnya.

Apbd bintan.
Perkembangan APBD Bintan.(CG)

Baca Juga:

Daya Listrik Surplus, PLN Batam Siap Dukung Pertumbuhan Investasi Batam-Bintan

Sementara itu, Ketua DPRD Bintan Agus Wibowo mengatakan DPRD segera membahas rancangan KUA dan PPAS tahun 2021.

Pihaknya pun sudah menerima rancangan umum KUA dan PPAS 2021. Dalam pembahasan nanti, tentu akan dilakukan penyesuaian-penyesuaian.

“Selain rancangan KUA dan PPAS 2021, kita juga menerima Ranperda tentang pencabutan beberapa Perda, Ranperda tentang PT BIS, dan Ranperda tentang Pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol,” ucap Politisi Demokrat tersebut.

Rancangan anggaran tahun depan ini menurun dibanding APBD 2020 yang tercatat sebesar Rp1,32 triliun. Meski begitu, APBD Bintan dalam lima tahun terakhir mengalami kenaikan. Pada 2017 APBD-nya Rp1,05 triliun.
***
Editor: Candra Gunawan
Sumber: Kantor Berita Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin