Home Nusantara Ingat Ya, dari Sumatera ke Jawa Wajib Tes Antigen

Ingat Ya, dari Sumatera ke Jawa Wajib Tes Antigen

Ke Jawa Wajib Tes Antigen
Menhub Budi Karya Sumadi saat pengecekan di Pelabuhan Bakaehuni, Lampung, Sabtu (22/5/21). (F: Istimewa)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Jakarta – Seluruh warga yang melakukan perjalanan dari wilayah Sumatera ke Pulau Jawa wajib melakukan tes antigen. Kewajiban itu untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kami mohon kepada jajaran Pemprov Lampung dan Satgas Khusus Covid-19 Lampung untuk terus melakukan pengawasan, agar tidak ada yang lolos pemeriksaan,” kata Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/5/20).

Budi pun meminta agar masyarakat yang melakukan perjalanan dari Sumatera menuju ke Jawa, yang menggunakan angkutan penyeberangan, wajib melakukan tes rapid antigen.

BACA JUGA : Penjual Alat Tes Antigen Ilegal di Semarang Raup Untung Rp2,8 M

Hal itu dikatakan Budi saat pengecekan tes antigen bersama Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, di Lampung dan di Pelabuhan Bakaheuni. Menhub pun mengingatkan pengecekan kesehatan wajib dilakukan di wilayah penyeberangan.

Ia juga mengimbau agar masyarakat juga bisa melakukan rapid tes antigen bukan saat hendak menyeberang, demi mengurangi penumpukan.

“Agar tidak perlu mengantre dan menghindari penumpukan penumpang di Pelabuhan Bakauheni,” kata dia.

Berdasarkan informasi ada tujuh titik pengecekan Tes Rapid Antigen di Lampung dan Bakauheni yaitu di Pos Rest Area KM 172 B, Pos Rest Area KM 87 B, Pos Rest Area KM 20 B, Pos Pelabuhan Bandar Bakau, Pos Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Pos Simpang Hatta, dan Begadang IV.

“Dari kalkulasi 400 ribu orang yang sudah menyeberang ke Sumatera, kira-kira baru sekitar 33 persen yang kembali. Untuk itu memang harus ada upaya yang lebih dari kita untuk memastikan mereka melakukan tes Rapid Antigen,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Doni Monardo mengatakan, hingga Sabtu, 22 Mei 2021, ada 37.931 orang yang dilakukan tes rapid antigen di 7 titik pengecekan tersebut. Hasilnya, ada 338 orang dinyatakan positif Covid-19.

Ratusan warga yang positif terpapar virus corona itu langsung dibawa ke tempat isolasi yang telah disediakan oleh Satgas Khusus Provinsi Lampung.

“Selama melakukan pemeriksaan, kita sudah bisa menemukan 338 orang yang positif. Artinya apa? kalau 338 orang ini lolos masuk ke wilayah Pulau Jawa maka dampaknya akan mudah sekali memberikan penularan kepada warga lainnya,” kata dia.

“Jadi sekali lagi kami, memberikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh unsur Satgas baik dari Polri, TNI, Kemenhub, KKP, tenaga kesehatan, dan semuanya yang telah bekerja keras,” sambung Doni.

BACA JUGA : Menteri Perhubungan Budi Karya Positif Corona

Sebelumnya, Budi Karya memprediksi akan terjadi kenaikan arus balik mudik Lebaran. Puncak kenaikan arus balik ini diprediksi terjadi pada 16 dan 17 Mei 2021.

“Ke depan ini ada kemungkinan proyeksinya itu kenaikan orang pasca Lebaran di tanggal 16 dan 17. Karena di situ setelah hari minggu besok harus kerja,” kata Budi dalam lawatan kunjungan kerjanya di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (15/5/21) seperti dilansir dari Detik.com.

Karena itu, Budi meminta kepada segenap timnya untuk melakukan konsolidasi, baik mempersiapkan orang maupun mekanisme pada saat arus balik. Budi Karya yakin arus balik nantinya bakal berjalan dengan baik.

“Saya yakin apa yang dilakukan setelah ini berjalan baik, saya pikir pada saat mudik pasca lebaran ini akan terkelola dengan baik asal kita tahu bahwa itu adalah tugas bangsa,” kata dia.

*****

Editor : YB Trisna

SebelumnyaIsolasi Mandiri di Rumah Bikin Covid-19 Tak Terkendali
SelanjutnyaCepat Tukar, Kartu ATM Lama Akan Diblokir Mulai 1 Juni

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin