8 Pelanggaran yang Jadi Sasaran Operasi Patuh Seligi 2019

83
Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK. mengecek pasukan saat Apel Operasi Patuh Seligi 2019 di Mapolda Kepri, Batam, Selasa (27/8/19). (F: Humas Polda Kepri)

Barakata.id, Batam – Kepolisian kembali melaksanakan Operasi Patuh Seligi 2019. Operasi akan digelar selama 14 hari, mulai Kamis (29/8/19) sampai Rabu (11/9/19).

Ada delapan jenis pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Seligi tahun ini, yakni:

1. Pelanggaran penggunan helm SNI.
2. Pelanggaran melawan arus.
3. Pelanggaran penggunaan hp saat berkendara.
4. Pelanggaran berkendara di bawah pengaruh alkohol (mabuk).
5. Pelanggaran melebihi batas kecepatan.
6. Pelanggaran berkendaran di bawah umur.
7. Pelanggaran tidak menggunakan safety belt.
8. Pelanggaran penggunaan lampu rotator/strobe.

Baca Juga : HUT Ke-74 RI, Kapolda Cerita Sejarah Merah Putih di Kepri

Di wilayah Kepulauan Riau (Kepri), apel gelar pasukan sempena Operasi Patuh Seligi 2019 telah dilangsungkan pada Selasa (27/8/19) 29 pukul 11.00 WIB di Mapolda Kepri, Nongsa, Batam.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs. S. Erlangga mengatakan,
Polda Kepri bersama seluruh jajaran Polres/ta secara serentak menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seligi tahun 2019 pada Selasa (27/8/19). Apel itu mengusung tema “Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat di Bidang Kamseltibcarlantas.

Apel tersebut dipimpin oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK. Pada apel itu, Kapolda Kepri mengatakan, dengan penggelaran apel pasukan menunjukkan kesiapan seluruh personel Polri, serta soliditas dan sinergitas TNI-Polri, pmerintahan daerah, stakeholder dan seluruh masyarakat Kepri.

“Tujuan dari penggelaran operasi ini adalah memberikan kesadaran dan kepatuhan kepada masyarakat di Kepri hingga tidak terjadinya fatalitas korban meninggal dunia di dalam berkendara,” kata Irjen Andap.

Kapolda mengatakan, saat terwujud keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu lintas maka akan memberikan kontribusi terwujudnya Provinsi Kepri yang aman, damai dan kondusif sebagai syarat terselenggaranya pembangunan nasional di Kepri.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK. mengecek pasukan saat Apel Operasi Patuh Seligi 2019 di Mapolda Kepri, Batam, Selasa (27/8/19). (F: Humas Polda Kepri)

Tahun 2018, jumlah korban meninggal dunia selama digelarnya Operasi Patuh Seligi sebanyak 5 orang, turun 3 orang atau sekitar 38 persen dibanding tahun 2017.

“Dengan hasil turun tersebut jangan menjadikan kita berpuas diri, tapi satukan komitmen kita bersama agar pada operasi tahun ini tidak terjadi kecelakaan lalu lintas di Provinsi Kepri,” ujarnya.

Baca Juga : Kapolda Kepri: Tindak Pelaku Karhutla, Jangan Kompromi

Terhadap delapan sasaran penindakan pelanggaran lalu lintas, lanjut Kapolda Kepri, diharapkan Operasi Patuh Seligi 2019 dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang lalu lintas. Dari kepatuhan itu, diharapkan pula bisa menekan jumlah fatalitas korban kecelakaan lalu lintas sehingga terwujud kamseltibcar lantas di Kepri.

Turut hadir pada apel tersebut di antaranya, Wakapolda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Forkopimda Provinsi Kepri, Para Komandan satuan TNI. Kemudian hadir juga Kepala BP Batam dan Stakeholder terkait serta para peserta Apel gelar pasukan yang terdiri dari Personel TNI-Polri, Dinas Perhubungan dan personel BP Batam.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini