3 PNS Pemko Batam Positif Corona, Ini Riwayat Perjalanan dan Kronologisnya

3571
Muhammad Rudi
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi

2. Kasus 07 adalah seorang perempuan berusia 57 tahun, PNS, tinggal di perumahan kawasan Lubuk Baja.

Pada tanggal 28 Maret 2020, berobat ke UGD salah satu RS swasta di
dekat rumahnya dengan keluhan mengalami demam, mual, muntah, nyeri ulu hati
dan kembung sejak seminggu yang lalu.

Pasien 07 ini tidak memiliki riwayat
perjalanan keluar kota/keluar negeri ataupun kontak langsung dengan terduga Covid.19. Hasil pemeriksaan penunjang diagnostik foto rontgen oleh dokter
pemeriksa ditegakkan diagnosis “Viral Infection dan Pneumonia”.

Baca Juga :
Jangan Lengah, Waspadai Juga Penyakit DBD Saat Pandemi Covid-19

Ia kemudian dirawat di ruangan VIP rumah sakit tersebut. Keesokan harinya pasien 07 dikonsulkan ke dokter paru dan dilakukan foto rontgen ulang dengan hasil “pneumonia dan infiltrate bertambah”.

Selanjutnya dilakukan perawatan di ruang isolasi. Tanggal 30 maret 2020, dilakukan Rapid Diagnostict Test (RDT) dengan hasil “Non Reaktif”,
dan keesokan harinya dilakukan pengambilan swab yang hasilnya belum dapat diperoleh pada saat itu.

Pada tanggal 2 April 2020, kembali dilakukan pemeriksaan foto rontgen
dengan kesimpulan hasil masih “Pneumonia dan Infiltrate tetap”.
Pada 4 April 2020, pasien 07 meminta pulang dan dokter mengizinkan pulang mengingat kondisi pasien semakin membaik dan stabil.

Baca Juga :
Polisi Keliling Pasar Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Batam

Pada hari ini, Kamis 9 April 2020, diperoleh hasil swab yang bersangkutan dengan kesimpulan dinyatakan terkonfirmasi “Positif”. Mengacu pada hasil swab tersebut, pasien 07 harus dirawat kembali dan saat ini sudah dilakukan perawatan pada ruang isolasi /PIE RSBP Batam.

3. Kasus 08 adalah seorang perempuan berusia 57 Tahun, PNS (satu kantor dengan Kasus 07) yang beralamat di perumahan kawasan Sekupang.

Pada tanggal 24 maret 2020, yang bersangkutan diperiksa oleh tim medis puskesmas setempat karena mengalami keluhan demam, batuk, pilek dan sakit tenggorokan. Meski sudah diberi obat, tapi sampai 30 Maret 2020, kondisinya terlihat belum juga membaik.

Mengingat pasien 08 ini memiliki riwayat perjalanan keluar kota, maka tim medis puskesmas setempat melakukan RDT yang hasil kesimpulannya “Reaktif”, dan diingatkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga :
6 Tips Menjaga Kesehatan Mental untuk Menangkal Corona

Berdasarkan tracing yang dilakukan pada keesokan harinya, tim juga melakukan RDT terhadap orang serumah/kontak dekat yaitu suami dan anaknya. Selanjutnya juga diikuti dengan pemeriksaan swab di RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

Hari ini, 9 April 2020 diperoleh hasilnya dengan terkonfirmasi “Positif”. Berdasarkan hasil swab tersebut, saat ini pasien 07 dirawat
pada ruang isolasi/PIE RSBP Batam dan dalam kondisi stabil.

4. Kasus 09 adalah seorang perempuan berusia 32 Tahun, PNS-P3K, beralamat di perumahan kawasan Sekupang.

Pasien 09 ini merupakan anak dari pasien 08. Ia tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota/keluar negeri. Sebelumnya ia juga merasakan keluhan sedikit demam dan batuk-batuk ringan.

Mengingat yang bersangkutan merupakan kontak erat dari kasus 08, maka tim medis puskesmas setempat pada keesokan harinya melakukan Rapid Diagnostict Test (RDT) dengan hasil yang dinyatakan “Reaktif”. Pada hari itu juga, pasien 09 dilakukan pemeriksaan swab yang kesimpulan hasilnya baru diperoleh pada hari ini terkonfirmasi “Positif”.

Saat ini, telah dilakukan perawatan pada ruang isolasi/PIE RSBP Batam dalam kondisi stabil.

Ayah, ibu dan anak positif corona

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin