Home Gaya

WHO Tak Rekomendasikan Pakai Masker Saat Olahraga

86
Lari merupakan olahraga yang sangat bermanfaat, terutama di masa pandemi. Namun, WHO tak menyarankan penggunaan masker saat olahraga tersebut karena bisa mengancam kesehatan. (F : Getty Images)

Barakata.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan masyarakat agar tak perlu pakai masker saat olahraga. Hal itu dikarenakan memakai masker saaat olahraga akan membuat sulit bernapas dan tidak nyaman.

“Orang seharusnya tak memakai masker ketika berolahraga karena masker dapat mengurangi kemampuan bernapas dengan nyaman,” pernyataan resmi dari WHO seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Saat berolahraga, keringat juga akan lebih banyak keluar. Sehingga jika mengenakan masker, maka masker cepat basah. masker yang basah akan menyulitkan saat bernapas, tak nayaman dan sekresi pada hidung.

Baca Juga :
Ternyata Anak di Bawah 2 Tahun Tak Cocok Pakai Masker

Masker yang basah juga akan membuat bakteri dan virus berkembang lebih cepat. Sehingga memakai masker yang basah dinilai tidak efektif dalam mencegah penularan dan penyebaran virus COvid-19.

Penggunaan masker ketika berolahraga juga tidak dianjurkan bagi orang yang memiliki riwayat penyakit jantung dan penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Penggunaan masker saat berolahraga juga rentan mengalami keracunan karbon dioksida. Tubuh menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Penggunaan masker saat berolahraga tentu membuat pernapasan terhambat dan bukan tidak mungkin kembali menghirup karbondioksida menuju sistem pernapasan.

Tak hanya rekomendasi tak perlu memakai masker saat berolahraga, WHO juga menyebut masker yang basah saat dipakai sehari-hari juga wajib segera diganti.

Baca Juga :
 Trik Agar Badan Tetap Bugar Saat WFH

Olahraga memang baik untuk kesehatan, namun saat berolahraga WHO mengingatkan untuk tetap mencegah penyebaran Covid-19. Saat berolahraga diharuskan untuk tetap menjaga jarak dengan orang lain yang sama-sama sedang berolahraga, tidak menyentuh benda-benda asing dan wajah.

“Langkah pencegahan penting selama berolahraga adalah dengan menjaga jarak fisik setidaknya satu meter dari orang lain,” kata WHO.

Untuk itu, agar olahraga lebih aman, sebaiknya olahraga dilakukan di rumah saja. Banyak pilihan olahraga yang bisa dilakukan di rumah dengan bantuan alat rumah tangga.

Dokter spesialis kesehatan olahraga, Michael Triangto mengatakan, di masa pandemi ini ada beberapa jenis olahraga yang sangat bagus untuk dilakukan. Banyak juga diantaranya yang bisa dilakukan di rumah. Beberapa olahraga itu diantaranya aerobik, jalan cepat, treadmill, chikung, skiping dan sepeda statis.

Selain untuk meningkatkan sistem imun, olahraga juga akan membantu mengurangi stres, membuat siklus tidur kembali normal, dan mencegah kenaikan berat badan.

****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin