Home Hukrim

Praktik Prostitusi Online Artis TA Terbongkar, Sekali Kencan Rp75 Juta

39
Pelaku Prostitusi Online
Artis TA saat digiring Polisi Polda Jabar, diduga terlibat kasus prostitusi online di sebuah kamar hotel di Kota Bandung. F: Istimewa

Barakata.id, Bandung – Tim Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar kembali membongkar praktik prostitusi online. Polisi mengamankan seorang artis, model majalah dewasa, sekaligus selebgram berinisial TA.

TA diamankan bersama seorang pria hidung belang di salah satu kamar hotel di Kota Bandung, Kamis (17/12/20).

Berdasarkan penyelidikan dan pemeriksaan TA bersama mucikarinya memasang tarif kepada pria hidung belang ini pun jumlahnya fantastis sekali kencan Rp75 juta.

Baca juga: 

“Penangkapan terhadap artis TA ini merupakan hasil dari runtutan tiga tersangka lainnya yang sudah kami amankan sebelumnya,” kata Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jabar Kompol Reonald Simanjuntak.

Tiga orang tersangka diamankan polisi terdahulu berperan sebagai agen serta mucikarinya, RJ, AH dan MR. RJ dan AH sebagai agen yang mengiklankan TA via online atau salah satu website. Sedangkan MR berperan mucikari.

Baca juga: 

“Inisial AH ditangkap di Medan, sedangkan RJ di Jakarta. Mereka berdua bertugas untuk mencari atau mengiklankan wanita berprofesi sebagai artis, selebgram kemudian model. Kita kembangkan, kemudian amankan satu lagi yang kita katakan sebagai mucikari.

Nah mucikari ini berinisial MR alias Alona,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (18/12/20).

Dikatakan Erdi, mucikari Alona diketahui mempunyai jaringan luas sesama mucikari lain. Sehingga tak heran bila Alona memiliki jaringan mucikari hampir di seluruh Indonesia.

Wanita yang masuk daftar asuhan Alona itu terdiri dari berbagai kalangan. Praktik prostitusi online yang dikelolanya termasuk ekslusif.

Baca juga:

“Modusnya ini memperdagangkan wanita. Mereka dari berbagai profesi. Baik dari artis, selebgram, pegawai swasta dan lain-lain,” jelas Erdi.

Erdi menyebut komplotan ini merupakan salah satu prostitusi kelas wahid. Sebab, mereka mampu menyediakan berbagai macam wanita dari beragam profesi.

Itu dilakukan oleh mucikari, lantaran sesuai permintaan pelanggan.

“Pelanggan ingin selebriti atau pegawai swasta, mereka mampu mencarinya. Mucikari yang punya jaringan luas ini berhasil kita amankan,” tambah Erdi.

Baca juga:

Polisi, kata Erdi, saat ini masih mendalami sosok pria yang memesan TA. Sosoknya masih belum terungkap, meski saat diciduk polisi TA tengah berada di dalam kamar sebuah hotel bersama seorang pria.

Barang bukti yang disita tersebut terdiri dari laptop, ponsel, buku tabungan, kartu ATM hingga alat kontrasepsi alias kondom.

Barang bukti itu dipamerkan polisi saat rilis kasus tersebut di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar pada Jumat.

*****

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin