Home Jelajah Jalan-Jalan Warga Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Begini Prosedurnya

Warga Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Begini Prosedurnya

1373
Warga Indonesia ke Singapura
Ilustrasi. Singapura buka pintu untuk warga Indonesia lewat dua titik, Bandara Changi Internasional dan Terminal Feri Tanah Merah. (F: Freepik)

Barakata.id– Warga Indonesia akhirnya bisa mengunjungi Singapura. Tapi dengan prosedur dan keperluan tertentu saja. Demikian pula sebaliknya, warga Singapura juga sudah bisa masuk Indonesia dengan prosedur dan keperluan yang sama.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan mulai 12 Oktober 2020, Indonesia-Singapura telah menyepakati travel corridor arrangement (TCA).

“Dan mulai berlaku pada 26 Oktober 2020,” kata Retno, dalam siaran persnya, dikutip dari laman Kemlu.go.id, Senin (12/10/20).

Baca Juga:
Hari Ini Singapura Buka Pintu Untuk Turis Asing

TCA ini hanya berlaku untuk tujuan tertentu, yatu perjalanan bisnis yang penting, diplomatik dan kedinasan. TCA ini tak berlaku untuk perjalanan biasa atau wisata.

Untuk bisa menggunakan TCA ini ada protokol kesehatan yang disiplin dan ketat yang harus diterapkan.

“Wajib dua kali PCR test, 72 jam sebelum keberangkatan dan ketibaan di bandara atau terminal di Singapura,” kata Retno.

Selain itu juga wajib memiliki sponsor goverment agency dan perusahaan di Singapura dan mengajukan safe travel pass. Pengunjung dari Indonesia juga wajib mendaftar di aplikasi TraceTogether and SafeEntry selama berada di Singapura. Sementara bagi warga Singapura wajib mengisi aplikasi e-HAC dan Peduli Lindungi selama di Indonesia.

Retno mengatakan akan ada dua titik masuk bagi warga Indonesia ke Singapura, yakni melalui Terminal Feri Tanah Merah dan Bandara Changi. Sedangkan warga Singapura yang ke Indonesia juga punya dua titik masuk, yaitu di Terminal Feri Batam Center dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Baca Juga:
Turis Brunei dan Selandia Baru Boleh Masuk Singapura Tanpa Karantina

Dilansir dari laman Channel News Asia, Selain Indonesia, Singapura juga membuka TAC untuk perjalann bisnis dan dinas dengan China, Malaysia, Brunei, Korea Selatan dan Jepang,

Awal bulan ini, Menteri Transportasi Singapura Ong Ye Kung mengatakan pihaknya tengah menegoisasikan perjalanan udara dengan negara-negara yang memiliki tingkat infeksi Covid-19 rendah.

Pihaknya juga berencana menghidupkan kembali Changi Air Hub. “Sebuah fasilitas telah didirikan di Bandara Changi untuk menampung hingga 10.000 penumpang sehari,” ujarnya.

****
Editor: Asrul R

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin