Home Kepulauan Riau

Tekan Kasus Covid-19, Batam Bentuk 1.676 Posko PPKM

Posko PPKM Batam
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meresmikan Posko PPKM kelurahan se-Kecamatan Lubuk Baja, Senin (24/5/21). (F: barakata.id)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam – Pemerintah Kota Batam telah membentuk 1.676 Posko PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala mikro di seluruh kecamatan. Ribuan posko tersebut diharapkan bisa menekan angka penyebaran Covid-19 di kota itu.

“Setelah dibentuk, saya harapkan posko ini berjalan efektif. Mari sama-sama kita tekan kasus penyebaran Covid-19 di Batam,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meresmikan Posko PPKM kelurahan se-Kecamatan Lubuk Baja, Senin (24/5/21).

Sebelumnya, Amsakar juga meninjau posko yang sama di kecamatan-kecamatan lain. Sejauh ini, telah terbentuk sebanyak 1.676 posko PPKM se-Kota Batam. Posko ini merupakan pengetatan lebih lanjut seiring arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya beberapa hari lalu di Kepri.

“Setelah kunjungan presiden, sesuai arahan Wali Kota Batam Muhammad Rudi saya kumpulkan camat. Apa yang menjadi arahan presiden agar dapat difollow up di tingkat bawah,” kata Amsakar.

BACA JUGA : Batam Bentuk Tim Pengawas Protokol Kesehatan hingga RT

Menurut dia, kunci penanganan Covid-19 ini adalah kolektivitas semua pihak. Ia juga berterimakasih kepada TNI Polri yang sejak awal aktif bergerak bersama pemerintah bahkan hal ini seiring arahan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

“Mari bersama gempur covid ini, pak wali, saya, kapolres dan dandim berbagi tugas ke berbagai tempat. Bapak ibu PPKM juga kami harapkan demikian,” ujarnya.

Amsakar menyadari, penanganan Covid-19 tidak bisa selesai hanya dengan gerakan oleh pemerintah. Dalam hal ini andil pemerintah sangat penting agar pandemi ini segera teratasi.

“Jangan anggap remeh pandemi ini, mari satukan langkah menekannya,” ajak dia.

BACA JUGA : Wako Batam Terbitkan SE 22: Lansia dan Ibu Hamil di Rumah Saja

Ditegaskan Amsakar, ada empat parameter untuk melihat penanganan Covid-19 berjalan dengan baik. Di antaranya adalah tingkat kesembuhan yang tinggi, berkurangnya jumlah kasus baru Covid-19, dan berkurangnya tempat tidur fasilitas kesehatan yang digunakan, serta angka kematian akibat Covid-19 yang sedikit.

Itu sebabnya, lanjut Amsakar, pihaknya akan menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. Ia sudah meminta kepada camat dan lurah agar segera membentuk tim hingga sampai RT dan RW.

“Saya minta jangan lama-lama supaya PPKM ini bisa segera berjalan efektif,” kata dia.

*****

Editor : YB Trisna

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin