Home Kepulauan Riau Korupsi Bansos Kepri: Diduga THL Palsukan Tanda Tangan Kepala Kesbangpol

Korupsi Bansos Kepri: Diduga THL Palsukan Tanda Tangan Kepala Kesbangpol

120
Ilustrasi. Pemalsuan tanda tangan.
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Tanjungpinang-  Ferza Nugra Lestari (35), seorang  pegawai honor atau Tenaga Harian Lepas (THL) di Badan Kesbangpol Provinsi Kepri mengaku diperintah dan ditekan oleh Z, seorang Pegawai Tidak Tetap (PTT)  pada Badang Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi (BPKAD), untuk menandatangi tanda tangan Kepala Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau atas beberapa Hibah.

Hal ini berdasarkan surat pernyataan yang ditandatangani Ferza di atas materai Rp6000 hingga beredar luas. Dalam surat pernyataan tersebut, Ferza menyatakan bahwa Z diperintahkan oleh Saudara AR dan TW  Kabid pada BPKAD Provinsi Kepulauan Riau dengan mendatangi rumahnya.


Secara tegas, dalam surat pernyataan tersebut, Ferza menyatakan dirinya siap  dikonprontasi kebenaran atas pernyataan ini.

Baca juga: 

“Pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya tanpa paksaan pihak manapun dan dinyatakan dalam keadaan sadar dan sehat wal afiat,” demikian bunyi pernyataan Ferza  pada poin keempat dalam surat pernyataan itu.

Diduga, oknum THL bernama Ferza inilah yang memalsukan tanda tangan Kepala Kesbangpol Kepri, Lamidi. Dalam surat itu, disebutkan perihal pencairan dari proposal fiktif senilai Rp1,9 miliar di Kesbangpol Kepri.

Selazimnya surat pernyataan, tercantum pula nama lengkap, pekerjaan beserta alamat tempat tinggal dan termasuk NIK-nya.

Di bagian paling bawah, tertulis nama Ferza Nugra Lestari yang dibubuhi tanda tangan di atas materai 6.000.

Surat pernyataan tersebut dibuat di Tanjungpinang pada 30 Desember 2020. Ada empat poin pernyataan yang dimuat di dalam surat itu.

Baca juga:

Isi lengkap surat pernyataan THL

Dalam surat yang ditandatangani Ferza Nugra Lestari, ada empat pernyataan yang tercantum. Berikut bunyi pernyataan yang dikutip dari foto via batamnews.com,Jumat (5/2/21):

F:Dok. Batamnews.com

1. Saya menyatakan benar menandatangani tanda tangan Kepala Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau atas beberapa Hibah:

2. Penanda tanganan tersebut atas perintah dan tekanan Saudara Z Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pada Badang Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi (BPKAD), Bahwa Z diperintahkan oleh Saudara AR dan TW Kabid pada BPKAD Provinsi Kepulauan Riau dengan mendatangi rumah saya:

3. Dengan pernyataan ini saya siap dikonprontasi kebenaran pernyataan ini.

4. Pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya tanpa paksaan pihak manapun dan dinyatakan dalam keadaan sadar dan sehat wal afiat.

Demikian saya nyatakan dengan sebenarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kebenaran surat pernyataan tersebut.

Baca juga: 

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi dana bansos di Pemprov Kepri saat ini sedang mendapat sorotan dari publik. Dua lembaga penegak hukum yakni Kejati Kepri dan Polda Kepri pun kini tengah melakukan penyelidikan.

Informasi yang dihimpun, baik Kejati maupun Polda Kepri, sama-sama bergerak mengumpulkan bukti-bukti perihal 18 proposal fiktif terkait pencairan dana bansos di Pemprov Kepri.

Kejati Kepri bahkan dikabarkan sudah memintai keterangan sejumlah pihak yang dianggap mengetahui proses pencairan dana bansos tersebut.

*****

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin