Home Gaya

Jarang Bercinta karena Baru Punya Bayi, Awas Konflik Rumah Tangga

Jarang Bercinta
Foto ilustrasi. Pasangan yang jarang bercinta karena baru memiliki anak, bisa menimbulkan konflik dalam rumah tangga.
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Gaya – Pasangan yang baru memiliki bayi, terkadang menjadi lebih jarang bercinta. Apakah itu wajar?

Memang, terdengar seperti sesuatu yang wajar. Hal itu disebabkan pasangan tersebut menjadi lebih fokus mengurus sang buah hati yang mungkin sudah ditunggu-tunggu kehadirannya.

Kehadiran si buah hati tentu saja menjadi momen yang sangat membahagiakan untuk orangtua, apalagi yang baru mengikat tali pernikahan. Hidup seakan menjadi lebih sempurna.

BACA JUGA : 6 Tanda Wanita Butuh Bercinta, Pria Wajib Tahu

Tapi hati-hati, pasangan yang jarang berhubungan intim gara-gara baru punya anak juga bisa menimbulkan konflik dalam rumah tangga.

Kehadiran bayi mungil dalam rumah tangga tak ubahnya dua sisi mata uang. Seorang bayi yang baru hadir di dunia itu bisa menimbulkan kebahagiaan sekaligus masalah-masalah anyar bagi para orangtua baru.

Kalau tak hati-hati, konflik yang muncul malah dapat berujung pada perceraian. Duh, tentu hal itu sangat tak diinginkan, bukan?

Mengutip The Independent, sebuah jajak pendapat menemukan komunikasi yang minim dan menurunnya kehidupan seks berpengaruh terhadap keharmonisan pasangan yang baru memiliki anak.

Jajak pendapat yang dilakukan ChannelMum dan The Baby Show ini melibatkan 2.000 pasangan suami-istri. Sepertiga dari responden mengaku mengalami persoalan serius setelah kelahiran anak.

Sementara seperlima di antaranya mengalami perceraian di tahun pertama setelah kelahiran si buah hati. Perceraian umumnya terjadi pada bulan keenam.

“[Masalah muncul] Benar-benar karena kurang komunikasi,” ujar salah satu responden yang mengalami perceraian.

BACA JUGA : Bunda Perlu Coba, Ini 5 Posisi Bercinta Penghilang Stres

Tak hanya urusan komunikasi, 3 dari 10 responden juga mengungkapkan bahwa kehidupan seks yang menurun jadi penyebab keretakan rumah tangga.

“Kurang tidur selama enam bulan kemungkinan besar dapat mengganggu hubungan rumah tangga. Kurang tidur, berkurangnya intensitas hubungan intim, dan adanya tanggung jawab tambahan bisa menjadi cobaan anyar bagi pasangan. Hal ini berlaku bagi hubungan yang sangat kuat sekalipun,” ujar pendiri situs parenting ChannelMum, Siobhan Freegard.

Stres jadi hal yang terelakkan bagi para orang tua yang baru saja memiliki buah hati. Apalagi jika mengingat banyaknya perubahan mulai dari jam tidur, rutinitas, dan tanggung jawab.

Direktur The Baby Show, Zoe Bonser, mengatakan hal terpenting yang bisa dilakukan adalah dengan tetap mengobrol dan menyadari bagaimana perasaan masing-masing pasangan.

“Pastikan pula ada waktu berkualitas untuk berdua, juga untuk anak,” ujar Bonser.

*****

Editor : YB Trisna

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin