Home Nusantara Syarat Jadi Kepsek dari Mendikbud Nadiem Makarim

Syarat Jadi Kepsek dari Mendikbud Nadiem Makarim

Nadiem Makarim
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim (F: Instagram)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Jakarta- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberikan syarat baru bagi yang ingin jadi kepala sekolah (Kepsek).

Syarat baru jadi kepsek itu adalah harus mengikuti Program Guru Penggerak.

“Karena ini bukan cuma program penguatan, tapi juga kepemimpinan,” kata Nadiem dikutip dari laman resmi Kemdikbud.go.id, Senin (15/2/21).

Baca Juga:

Program Guru Penggerak dirancang untuk memberikan pembekalan kompetensi para guru. Mulai jenjang TK atau PAUD hingga SMA. Program Guru Penggerak ini diharapkan mampu menyiapkan pemimpin pembelajaran masa depan.

Pelatihan Program Guru Penggerak ini untuk yang pertama kalinya sudah dimulai sejak 5 Oktober 2020. Pelatihan ini dijadwalkan selesai hingga 31 Agustus mendatang.

Di angkatan pertama ini sebanyak 2.800 orang guru mengikuti program tersebut. Ke depan, Nadiem memastikan kuota Program Guru Penggerak akan ditambah jika minat para guru semakin tinggi.

Menurut Nadiem, melalui program tersebut Kemendikbud tak ingin mengajari menjadi guru. Hanya saja, semua guru yang baik tahu ada yang tak beres dengan cara guru-guru mengajar selama ini.

“Padahal insting guru itu sudah benar. Jadi tugas Kemdikbud adalah memerdekakan insting itu,” ucap Nadiem.

Guru yang telah masuk dalam program ini diharapkan mengajak guru lain untuk mengubah paradigma mengajar. Tak hanya itu, tapi juga disebarkan ke orang tua.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK)
Iwan Syahril mengatakan salah satu kota yang guru-gurunya masuk dalam angkatan pertama dalam Program Guru Penggerak adalah Kota Sorong, Papua Barat.

“Ada 15 guru dari berbagai sekolah di Kota Sorong sedang menjalani pembekalan kompetensi Guru Penggerak,” kata Iwan.

Baca Juga:

Iwan mengatakan, tahun depan program ini akan ada lagi. Totalnya akan ada enam angkatan.

“Setelah enam angkatan akan balik lagi ke kota yang sama. Tapi untuk tahun ini sudah (tutup), tahun depan ayo berlomba ikut,” kata Iwan.

Untuk informasi selengkapnya mengenai Program Guru Penggerak ini bisa akses di laman Program Guru Penggerak: https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/.

***

Editor: Asrul R

SebelumnyaAwas, Pencuri Perhiasan Berkeliaran di Perumahan Batam, Incar Anak-Anak
SelanjutnyaMK Tolak Gugatan Pilkada Asahan 2020, Surya-Taufik Siap Dilantik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin