Beranda Urban Nusantara

Satia Putra, Bocah dengan Berat 110 Kg Meninggal

181
0
Satia Putra, bocah 7 tahun asal Karawang dengan berat 110 meninggal dunia, Sabtu (28/9/19) malam. (F: Kompas.com)
DPRD Batam

Barakata.id, Karawang – Satia Putra, bocah 7 tahun asal Karawang yang mengalami obesitas dengan berat 110 kilogram (kg) meninggal dunia, Sabtu (28/9/19) sekira pukul 21.00 WIB. Ia sempat menjalani perawatan di pukesmas setempat.

Ditemui di rumah duka, kedua orangtua Satia masih bel.bisa menghilangkan raut sedih di wajah mereka. Terlihat jelas, Sarli (60) dan Komariah (40) masih terpukul atas kepergian putra bungsu mereka.

Ikuti saluran Barakata.id di WhatsApp klik disini

Dengan terbata, Sarli menceritakan, Satia sempat dirawat di puskesmas lantaran mengalami batuk dan sesak nafas.

Baca Juga : Jajanan Sehat untuk Anak, Jangan Sepelekan Rambut

Oleh dokter, Satia disarankan dibawa ke RSHS Bandung, Jawa Barat.

“Saya pinjam cator ke Pak Lurah (kades). Baru beres-beres, catornya dibersihin, udah gak ada (meninggal) sekitar jam sembilan malam,” katanya ditemui di rumahnya Jalan Raya Tanjungbaru, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Minggu (29/9/19) dilansir Kompas.com.

Kepadanya, kata Sarli, Satia mengadu kesakitan. “Pak saya nggak kuat, soalnya sakit banget,” kata Sarli menirukan perkataan Satia.

Padahal, kata Sarli, pada Sabtu (28/9/19) sekitar pukul 12.00 WIB, Satia masih bermain, memboncengnya naik motor. Ia pun memperingatkannya untuk tak banyak bermain.

“Sekali lagi, Pah,” ucap Sarli menirukan Satia.

Mereka berdua kemudian pulang. Di rumah, Satia merengek meminta dibelikan mainan.

“Dia bilang, Pah beli mainan yuk,” katanya.

Berat badan naik

Komariah, ibu Satia, menyebut berat badan putranya naik dari 105 kilogram menjadi 110 kilogram.

“Naik lima kilogram,” katanya.

Terakhir diperiksa kesehatan, Satia menderita asma, tidak ada penyakit lain.

Komariah menyebut beberapa bulan lalu, saat dibawa ke RSUD Karawang, Satia dinyatakan sehat. Ia hanya menderita obesitas.

Baca Juga : Penderita Obesitas di Kepri Meningkat

Namun saat itu, Satia belum sempat dibawa ke RSHS Bandung lantaran menunggu kesiapan bocah itu dan keluarganya.

Diketahui, sejak tiga tahun terakhir berat badan Satia naik drastis. Nafsu makannya pun naik. Terakhir ditimbang, berat badannya 97 kilogram

Putra bungsu Sarli (60) dan Komariah (40) itu makan enam hingga tujuh kali per hari. Itu belum termasuk ngemil, seperti bakso.

Malam sebelum tidur, Satia juga kerap merengek meminta makan. Setiap kali makan, porsi makannya pun banyak, tak seperti anak-anak pada umumya.

*****