Home Nusantara Pemkot Blitar Memanfaatkan Bus Sekolah Sebagai Mobilling Vaccination. Ini Alasanya

Pemkot Blitar Memanfaatkan Bus Sekolah Sebagai Mobilling Vaccination. Ini Alasanya

24
Forkompida Kota Blitar
Forkompida Kota Blitar secara simbolis memberangkatkan mobilling vaccination di depan kantor Pemkot Blitar. (Foto : achmad/barakata.id).
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Blitar (Jatim) – Wali Kota Blitar Santoso, me-Lounching bus mobilling vaccination atau bus untuk vaksinasi keliling dihalaman Kantor Walikota Blitar. Dimana, Bus tersebut sebelumnya digunakan sebagai antar jemput anak sekolah.

Bus vaksinasi mobile ini nanti melayani tiga kecamatan yaitu kecamatan Sukorejo, Kecamatan Sananwetan dan Kecamatan Kepanjenkidul, Senin (26/07/2021)


Walikota Santoso menjelaskan, bahwa sebagaimana pemanfaatan bus sekolah ini sebagai tempat mobil vaksinasi karena saat ini untuk kegiatan proses belajar mengajar dilakukan secara daring.


Baca Juga :

“Pemanfaatan bus sekolah ini adalah untuk membantu percepatan proses vaksinasi dan sebagai tempat untuk testing, tracing dan treatmen bagi masyarakat di tiga kecamatan di kota Blitar,” terang.

Menurutnya, pemanfaatan bus sekolah sebagai tempat vaksinasi mobile, yang pertama nantinya untuk menyisir warga yang belum tervaksin dan secara door to door ke sekolah-sekolah.

“Anak anak di kota Blitar ini wajib mengikuti vaksin, baik mulai dari SD, SMP sampai SMA itu ada 16.000 sekian, kalau dengan adanya vaksinasi mobile Ini nanti bisa bergiliran antar sekolah, dengan dibantu kepala sekolah dan guru dan untuk menghindari kerumunan,” tuturnya.

Kemudian Santoso menambahkan, meskipun saat ini TNI-Polri rutin menggelar vaksinasi massal setiap hari sabtu di gedung kesenian, vaksinasi mobile ini bertujuan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan dan yang tidak bisa hadir.

“Kita menyisir ke titik titik di tiga kecamatan, bagi warga yang tidak bisa hadir, dan untuk sasarannya sebanyak mungkin tergantung dari stok atau persediaan vaksin yang dikirim oleh dinkes, yang mana tiap daerah sudah ditentukan jumlahnya,” pungkasnya.(adv/humas).

Reporter : Achmad Zunaidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin