Home Kepulauan Riau Batam Rudi Minta Warga Hinterland Tak Datang ke Batam, Kenapa?

Rudi Minta Warga Hinterland Tak Datang ke Batam, Kenapa?

90
Hinterland Batam
Wali Kota Batam, M Rudi menyerahkan bantuan kepada penerima BST dan PKH di Galang, Senin (26/7/21). (F: barakata.id)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta warga hinterland untuk sementara waktu tidak datang atau bepergian ke Kota Batam (mainland). Ia ingin kawasan hinnterland tetap mempertahankan sebagai zona hijau di masa pandemi Covid-19.

“Saya harap tidak ke Batam dulu, kalau semua sudah selesai baru kita buka kembali,” kata Rudi, saat menyarahkan bantuan beras kepada penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Galang, Batam, Senin (26/7/21).


Rudi mengatakan, imbauan agar warga hinterland sementara waktu tidak bepergian ke kaawasan mainland agar penyebaran Covid-19 tidak merambah ke pulau-pulau. Khususnya yang berada di Kecamatan Galang.

BACA JUGA : Semua Sekolah di Batam Boleh Gelar Belajar Tatap Muka

Saat ini, penyebaran virus corona di wilayan mainland Batam masih belum terkendali. Angka kasus Covid-19 masih tinggi. Karena itu, pemerintah pun menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Setelah menerapkan PPKM berbasis mikro, sejak 12 Juli hingga 21 Juli lalu, pemerintah memberlakukan PPKM Darurat. Kemudian dilanjurkan dengan PPKM level 4 sampai 26 Juli. PPKM Level 4 itu kemudian diperpanjang hingga pekan pertama Agustus 2021.

Rudi berharap daerah-daerah hinterland di Batam, dan Provinsi Kepri secara umum tetap berada pada zona hijau Covid-19. Karena itu, ia juga berpesan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Mungkin bapak dan ibu bosan mendengar atau diingatkan protokol kesehatan. Tapi itulah yang harus kita lakukan supaya Covid-19 tidak semakin meluas. Mudah-mudahan Covid-19 ini cepat berakhir,” katanya.

BACA JUGA : PPKM Level 4 di Batam dan Tanjungpinang Diperpanjang Hingga 8 Agustus

Terkait bantuan BST dan PKH, Rudi menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah membagikan bantuan beras 10 kg untuk penerima BST dan PKH.

“Pagi hari ini saya bersama PT Pos Indonesia, Kepala Bulog, dalam rangka penyerahan bantuan BST dan PKH. Ini kecamatan hinterland kedua, kemarin kita juga sudah menyerahkan di Belakangpadang,” kata dia.

Ia berharap bantuan yang diberikan pemerintah kepada ini dapat mengurangi beban masyarakat. Karena hampir semua sektor kegiatan usaha kena dampak dari penyebaran Covid-19.

“Intinya saya berpesan tetap jaga kesahatan,” jelasnya.

Adapun total penerima PKH dan BST di Kecamatan Galang sebanyak 1.930 kepala keluarga. Dengan rincian sebanyak 1.451 kepala keluarga program PKH dan 479 program BST.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin