Home Kepulauan Riau Batam Pasar Induk Jodoh Akan Dibangun Lebih Modern, Tampung 1.800 Pedagang

Pasar Induk Jodoh Akan Dibangun Lebih Modern, Tampung 1.800 Pedagang

34
Pasar Induk Jodoh
Pasar Induk Jodoh akan dibangun kembali menjadi lima lantai dan lebih modern. (F: mediacenter.batam.go.id)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam- Pasar Induk Jodoh dipastikan tetap akan dibangun kembali. Pasar tersebut akan dibangun dengan konsep lebih modern. Pasar itu akan dibangun lima lantai sehingga dapat menampung 1.800 pedagang.

Kelima lantai pasar itu nantinya akan diisi pedangan dengan kekhususan masing-masing. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam Gustian Riau.


Di lantai dasar akan dibuat menjadi pasar basah. Lantai dua menjadi lokasi penjualan bahan pokok yang kering. Kemudian di lantai tiga akan menjual pakaian dan lantai empat akan jadi pusat elektronik.

Baca Juga:

“Lantai lima ada foodcourt yang viewnya Singapura. Ada juga masjid di lantai ini,” Kata Gustian, Senin (2/8/21).

Gustian mengatakan, lahan tempat dibangun Pasar Induk Jodoh itu merupakan hibah dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. Total luasnya 2,1 hektare.

Lahan itu dihibahkan dalam dua tahap. Pertama, di tahun 2018 lalu dengan jumlah 15.000 meter persegi. Sedangkan tahap kedua sekitar 5.000 meter persegi.

“Anggaran pembangunan kami telah usulkan ke KemenPUPR sebesar Rp 334 miliar,” ucap Gustian.

Selain bentuknya yang lebih modern, pengelolaan pasar juga akan diatur. Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang di bawah pengelolaan Pemko Batam.

“UPT dimaksudkan agar penyelenggaraan pasar itu lebih matang,” ujarnya.

Pembangunan kembali Pasar Induk Jodoh ini menurut Gustian agar Batam memiliki pasar induk sehingga intervensi harga lebih mudah dilakukan.

Baca Juga:

“Untuk para pedagang ini akan mendapatkan perhatian utama. Mereka sudah kami data. Penting untuk diketahui, pembangunan kembali pasar ini untuk mereka,”ujarnya.

Selain itu, dengan pembangunan kembali pasar tersebut, menurut Gustian dapat menata pedangan di sekitar lokasi. Misalnya para pedangan di Tos 3000 hingga eks Jodoh Boulevard.

Tak hanya itu, pembangunan kembali itu juga dinilainya penting untuk dilakukan mengingat bangunan lama sudah rapuh. Jika tak dibenahi maka akan membahayakan orang sekitar yang kerap beraktivitas di sekitar sana.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin