Pasar Induk Batam Dirombak, Pedagang Diminta Kosongkan Lapak

96
Pasar Induk Batam di kawasan Jodoh akan segera dirombak total oleh pemerintah. (F: Barakata.id)

Barakata.id, Batam – Pasar Induk Batam di kawasan Jodoh, Kecamatan Lubukbaja, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) akan segera dirombak total. Pemerintah Kota Batam meminta para pedagang yang menempati pasar tersebut diminta segera mengosongkan lapak jualannya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, pihaknya akan melayangkan surat pemberitahuan atau surat perintah pengosongan lapak tersebut kepada seluruh pedagang di Pasar Induk Batam pada 12 September 2019. Para pedagang diberi kesempatan untuk mengosongkan atau mengeluarkan sendiri barang-barang mereka dari lokasi pasar yang bakal direvitalisasi tersebut.

“Pemerintah sudah menyediakan tempat untuk para pedagang. Pasar itu perlu dikosongkan segera karena tim dari Jakarta akan turun ke lokasi mengecek bangunan,” kata Gustian di Batam Centre, kemarin.

Baca Juga : 60 Distributor di Batam Bikin Pasar, Terlengkap dan Termurah

Menurut Gustian, jika sampai waktu yang ditentukan pedagang tidak juga mengosongkan kios-kios di lokasi pasar tersebut, maka tim terpadu akan melakukan pembongkaran paksa..

Sesuai jadwal, Tim Terpadu Pemko Batam akan melakukan kegiatan pembersihan di kawasan tersebut pada 26 September 2019, atau dua pekan setelah surat pemberitahuan dilayangkan ke pedagang.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau. (F: Barakata.id)

Gustian mengatakan, lokasi Pasar Induk Batam harus dikosongkan sementara dari aktitivas jual-beli, karena bangunan tersebut akan dirombak total. Dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan menegaskan, jika kios-kios atau lapak pedagang masih ada, maka kegiatan revitalisasi yang rencananya akan dimulai tahun depan kemungkinan dibatalkan.

“Dana alokasi revitalisasi Pasar Induk Batam sudah masuk semua di tahun 2020. DED (detailed engineering design) sudah berjalan tahun ini,” katanya.

Baca Juga : Pasar Properti Batam Diyakini Melaju Usai Lebaran

Berdasarkan DED itu, Pasar Induk Batam akan dibangun lima lantai. Konsepnya, lantai teratas akan terdapat masjid dan pujasera.

“Kenapa ada masjid? Supaya lingkungan bangunannya tetap terjaga bersih. View-nya (pemandangan) nanti dibuat menghadap ke Singapura, jadi bisa untuk wisata juga,” katanya.

Pemerintah juga akan memperlebar jalan antarlapak pedagang. Jarak antarkios juga diperluas agar pengunjung pasar jadi lebih leluasa bergerak sehingga aktivitas jual-beli menjadi lebih nyaman.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini