Home Warta Dunia

Nestapa Mendalam Keluarga Christine Angelica Dacera, Pramugari Cantik Tewas Dirudapaksa 11 Pria

Pramugari cantik di Philippine Airlines, Christine Angelica Dacera meninggal di malam perayaan tahun baru 2021. F: tirto.id
Banner Pemprov Kepri

Barakata.id, Manila-  Kabar meninggalnya si ratu kecantikan sekaligus pramugari cantik di Philippine Airlines, di malam tahun baru 2021 tak hanya membawa duka mendalam bagi keluarganya.

Peristiwa tragis yang dialami Christine Angelica Dacera menjadi perhatian serius dari publik. Peristiwa kelam hilangnya mahkota milik wanita 23 tahun hingga ditemukan tak bernyawa di tangan 11 pria, pun menjadi PR bagi Komisi Hak Asasi Manusia Filipina (CHR).

Baca juga:

Advertisement

Kasus Dacera telah memicu kemarahan publik. Netizen menyerukan keadilan untuk Christine Dacera. Tagar #StopVictimBlaming dan #ProtectDrunkGirls, menjadi tren selama beberapa jam di media sosial.

Komisi Hak Asasi Manusia mengatakan pihaknya “sangat prihatin” dengan kasus Dacera, mencatat bahwa mereka akan melakukan penyelidikan sendiri.

“CHR mewakili perlindungan wanita di semua lini kehidupan dan menggemakan seruan untuk keadilan bagi Christine Angelica Dacera,” katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip CNN.

Baca juga:

Dia berasal dari General Santos City, anak kedua dari 4 bersaudara, dan menyelesaikan kuliah di jurusan komunikasi, cum laude, di University of the Philippines Mindanao di Davao City.

Diwartakan Rappler, pada tahun 2019, ia pindah ke Manila untuk bekerja sebagai pramugari di Philippine Airlines. Maskapai tempat ia bekerja mengenang Dacera sebagai anggota kru yang “terhormat dan profesional”.

“Impian Dacera adalah membawa keluarganya terbang ke seluruh dunia, akhirnya kandas di tengah jalan. Dacera sudah tiada,” kenang Sharon, ibu Dacera.

Christine Angelica Dacera, Pramugari sekaligus Ratu Kecantikan Filipina dibunuh setelah diduga di rudapaksa 11 pria di pesta malam tahun baru 2021. F: tribunnews.com

Dilansir dari The Sun,  Dacera ditemukan tewas di bathub di kamar hotel tempat dia merayakan tahun baru dengan beberapa temannya. Dia menginap di City Garden Hotel berbintang empat di Kota Makati, Manila.

Baca juga:

Salah satu rekannya Rommel Galida mengaku terbangun sekitar pukul 10 pagi usai malam tahun baru dan melihat Dacera terbaring di kamar mandi. Galida mengaku menutupi Dacera dengan selimut, sebelum kembali tidur.

Namun ketika bangun beberapa jam kemudian, Galida mengaku menemukan Dacera tidak sadarkan diri dan mulai membiru. Korban sempat menjalani resusitasi pernafasan kardio atau CPR oleh manajer keamanan hotel Peter Paul Poningcos, namun ia tetap tidak terbangun dan nadi tidak ada.

Dacera kemudian dilarikan ke rumah sakit Makati oleh tiga teman dan staf hotel, namun dokter menyatakan pramugari itu telah meninggal dunia. Saat kejadian, penyelidik curiga adanya kejanggalan di tubuh korban, karena ada memar dan luka di paha serta lututnya.

Baca juga:

Saat ini dakwaan yang diajukan bersifat sementara karena Kejaksaan masih menunggu hasil autopsi dan laporan toksikologi. Ketika ditanya mengenai unsur pemerkosaan dalam dakwaan, polisi menyebut ada robek dan sperma di alat kelamin korban.

Polisi Filipina telah mengajukan tuntutan sementara atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap 11 pria atas kematian korban. Diduga pria-pria ini bersama korban dan menempati dua kamar hotel yang berdekatan.

*****

Editor: Ali Mhd

Sumber: viva.co.id/tirto.id

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin