Manny Pacquiao Rebut Gelar WBA Super dari Keith Thurman

99
Keith Thurman jatuh terkena jab kanan Pacquiao. (F: Joe Camporeale-USA TODAY Sports)

Batam – Petinju Filipina, Manny Pacquiao masih perkasa di usia 40 tahun. Pacquiao sukses merebut gelar WBA Super kelas welter setelah mengalahkan Keith Thurman, Minggu (21/7/19) WIB di MGM Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.

The Pac-Man, julukan Pacquiao, menang angka atas Thurman. Juri I memberikan 114-113 untuk Thurman, juri II 115-112 untuk Pacquiao, dan juri III 115-112 untuk Pacquiao.

Ia bahkan sempat memaksa Thurman mencium kanvas yakni pada ronde kedua. Saat itu, dua pukulan beruntun Pacquiao telak menghantam Thurman.

Pertama, jab kiri di bagian perut dan kedua Pacquiao mendaro jab kanannya ke bagian wajah yang membuat Thurman terjengkang.

Meski tak ada yang menang KO, tapi duel tadi berlangsung sangat seru. Kedua petinju saling tukar pukulan.

Baca Juga : Mengapa Mike Tyson Menggigit Kuping Holyfield?

Pada ronde pertama, Pacquiao sempat dipaksa bertahan dengan double cover menahan gempuran jab kanan dan kiri Thurman.

Ia baru bisa tampil agresif di ronde kedua dengan melepas jab-jab kirinya yang berbahaya. Beberapa kali penonton di MGM Arena bersorak karena jab kiri dan kanan Pacquiao mendarat persis di wajah Thurman.

Meski demikian, Thurman masih tetap tampak tangguh. Pertahanannya masih solid, sambil sesekali mencuri kesempatan untuk memukul lawan.

MGM Arena bergemuruh di ronde keempat ketika kedua petinju saling tukar jab secara bersamaan. Jab kiri Thurman jatuh di wajah Pacquiao, dan jab kanan . Pacquiao menghantam wajah Thurman. Tapi keduanya masih sanggup berdiri kokoh.

Pacquiao menguasai sepanjang laga di ronde kelima. Ia sering mendaratkan pukulan beruntun ke tubuh dan wajah Thurman. Hal yang sama juga terjadi di ronde keenam.

Thurman membalikkan keadaan di ronde ketujuh. Sejumlah pukulannya sukses bersarang di wajah Pacquiao. Meski demikian, Pacquiao justru sering tersenyum saat menerima pukulan, seakan-akan mengejek Thurman.

Setelah ronde itu, jalannya duel lebih banyak didominasi oleh Pac-Man. Apalagi, stamina Thurman terlihat sudah terkuras.

Pacquiao sempat memiliki peluang untuk menang KO di ronde 10. Tinju kirinya menghantam bagian kiri tubuh Thurman, yang membuat sang lawan sempoyongan dan nyaris jatuh.

Baca Juga : Aya Ohori, Si Cantik yang Pilih Tepok Bulu daripada Model

Namun, Pacquiao membiarkan Thurman “rehat”. Ia tidak memanfaatkan momen itu untuk terus “menghajar” lawan yang sudah tak berdaya. Ia bahkan membiarkan Thurman memeluk dirinya.

Pada ronde terakhir, Thurman mencoba mengembalikan agresivitasnya. Hasilnya, ia berhasil membuat Pacquiao terdorong satu langkah oleh pukulan tangan kanannya sebelum detik terakhir.

Pertarungan pun selesai. Dewan juri memutuskan Pacquiao memenangkan duel itu, dan berhak menyandang gelar juara WBA Super kelas welter.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini