Home Kepulauan Riau

Lima Senjata Api Dipotong Dua Kejari Batam

Barang Bukti Senilai Rp25 Miliar Dimusnahkan

61

Batam – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batam memusnahkan barang bukti dan barang rampasan senilai Rp25 miliar di Tanjung Sengkuang, Batuampar, Batam, Selasa (23/4/19). Macam-macam barang bukti itu berasal dari sejumlah kasus yang terjadi pada rentang waktu 2018/2019.

Kepala Kejari Batam, Dedie Tri Haryadi mengatakan, barang-barang yang dimusnahkan adalah, narkoba jenis sabu sebanyak 2126,67 gram, daun ganja kering 329,6 gram, pil ekstasi 150 butir dan 46,15 gram. Kemudian, ada erimin 580 butir, dan heroin 5 gram.

Barang selanjutnya adalah, pangan kosmetik, dan minuman beralkohol sebanyak 19.915 pices. Kemudian, berbagai macam merk rokok 1.165 tin, berbagai macam jenis ikan 11.049,7 kg serta alat komunikasi (HP) dan timbangan 269 unit.

“Selain itu juga ada lima pucuk senjata api. Semua barang yang dimusnahkan sudah berkekuatan hukum tetap atau inkracht,” katanya kepada wartawan.

Untuk senjata api, terdiri dari satu pucuk senjata organik dan empat pucuk senjata rakitan jenis revolver. Senjata api tersebut dipotong dua pakai mesin gerinda.

Sedangkan barang bukti seperti pakaian dimusnahkan dengan cara dibakar, narkoba dimusnahakan pakai mesin insenerator, dan minuman beralkohol dilindas dengan kendaraan alat berat.

Menurut Dedie, dalam pemusnahan kali ini terdapat barang bukti hasil penindakan yang statusnya dikembalikan. Namun, sampai saat hari pemusnahan barang tersebut tidak diambil oleh pemiliknya.

“Misalnya 7 dus dan 8 karton barang bekas asal luar negri,” kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Edy Birton mengatakan, pemusnahan barang bukti ini sesuai dengan amanat undang undang. Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan menciptakan rasa aman, khususnya di wilayah Kepri.

“Narkoba misalnya, sangat berbahaya dan mengancam generasi muda kita. Karena itu, tugas kita semua untuk mencegah dan memberantas peredaran narkoba. Kalau hanya mengandalkan aparat saja, ini akan susah,” ujarnya.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin