Home Warta Nusantara

Kesehatan Ani Yudhoyono Memburuk, Kembali Masuk ICU

121
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menemani ibundanya, Ani Yudhoyono yang menjalani perawatan di rumah sakit NUH Singapura. (F: Dok. Ani Yudhoyono/Instagram)

Batam – Kondisi kesehatan Ani Yudhoyono pada Jumat (31/5/19) pagi terus memburuk. Saat ini, istri Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu masih menjalani perawatan intensif setelah kembali masuk ke ruang Intensive Care Unit (ICU), Kamis (30/5/19).

Memburuknya kondisi Ani Yudhoyono disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Rachland Nashidik melalui akun Twitter-nya @RachlanNashidik, Jumat (31/5/19) pukul 09.24 WIB.

“Pagi ini kesehatan Ibu Ani kembali sedikit memburuk. Semoga Tuhan Yang Maha Esa mendengar dan mengabulkan permohonan dalam doa kita semua, yakni ibu Ani dapat melewati ujian yang sangat berat ini dan segera pulih,” tulis Rachlan.

Kamis kemarin, putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah menyampaikan dalam keterangan tertulis kepada wartawan bahwa kondisi kesehatan ibunya menurun sehingga harus kembali masuk ruang ICU di National University Hospital (NUH), Singapura.

Komandan Satgas Bersama (Kogasma) Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 Partai Demokrat itu menyampaikan, sejumlah tindakan medis kini sedang dilakukan oleh tim dokter di NUH Singapura. 

“Mewakili pihak keluarga, saya Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan bahwa pada hari Rabu 29 Mei 2019 Ibu Ani Yudhoyono harus dirawat secara intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU), di NUH Singapura. Tindakan itu diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi penurunan kesehatan Ibu Ani yang masih belum stabil,” kata Agus.

Menurut AHY, ibundanya kini sedang memerlukan penanganan ekstra. Seluruh keluarga besar Yudhoyono sedang berkonsentrasi pada upaya pemulihan kembali kondisi kesehatan Ibu Ani

“Selain Bapak SBY, saat ini saya, Annisa, Ibas, Aliya dan cucu-cucu juga berada di Singapura, mendampingi Ibu Ani dalam proses penyembuhan ini,” tulis AHY.

“Sebagaimana diketahui bahwa selama tiga bulan terakhir, Ibu Ani harus menjalani perawatan di ruang karantina khusus untuk menghindari terjadinya infeksi virus dan bakteri yang berpotensi mengganggu proses pengobatan yang sedang dilakukan. Dengan demikian, stabilitas kesehatan Ibu Ani menjadi hal yang sangat krusial untuk dipertahankan,” sambungnya.

AHY pun berharao doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar kesehatan mantan ibu negara itu kembali stabil.

“Di sepertiga akhir bulan suci Ramadan yang mulia dan penuh berkah ini, kami keluarga besar Yudhoyono memohon kerelaan hati masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan agar kondisi kesehatan Ibu Ani kembali stabil, terus membaik, dan dapat menjalani proses penyembuhan selanjutnya,” sebut AHY.

“Terkait pemberitaan di Tanah Air, kami sekeluarga sungguh menghargai perhatian masyarakat dan media, termasuk pula kalangan netizen di dunia maya yang tak henti-hentinya memanjatkan doa terbaik untuk kesehatan Ibu Ani. Mohon maaf jika pada saat ini kami belum bisa melayani permintaan wawancara secara langsung karena kami sekeluarga sedang berkonsentrasi pada proses pemulihan ini,” tulisnya lagi.

Kabar menurunnya kondisi kesehatan Ani Yudhoyono juga disampaikan politisi Partai Demokrat, Andi Arief melalui akun Twitter-nya.

“Mohon doa buat kesembuhan Ibu Ani, pagi ini harus kembali masuk ICU NUH Singapura,” tulis Andi Arief lewat akun @AndiArief, kemarin.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin