Home Warta Ekonomi Cepat Tukar, Kartu ATM Lama Akan Diblokir Mulai 1 Juni

Cepat Tukar, Kartu ATM Lama Akan Diblokir Mulai 1 Juni

Kartu ATM Lama Diblokir
Foto ilustrasi. Pemilik kartu ATM lama jenis magnetic strip diminta menganggti kartunya dengan model chip sebelum diblokir. (F; ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Ekonomi – Bagi Anda pemilik kartu ATM lama jenis magnetik strip, sebaiknya segera datang ke bank terdekat sebelum diblokir. Tukar kartu ATM debit itu dengan kartu ATM berteknologi chip.

Beberapa bank, sudah menetapkan batas waktu terakhir pemakaian kartu ATM lama sebelum diblokir. Ada yang mulai tanggal 1 Juni 2021, kartu ATM berbasis magnetic strip sudah tak bisa dipakai nasabah lagi.

BNI malah sudah lebih dulu memblokir kartu ATM lama nasabah. Bank BNI menetapkan batas waktu terakhir penukaran kartu ATM magnetic ke chip pada 31 April 2021 lalu.

BACA JUGA : Hati-Hati, Modus Baru Pelaku Pembobol ATM, Uang Keluar, Listrik Dimatikan

Kalau lewat batas waktu itu ada pemilik kartu debit yang belum melakukan penukaran, maka pihak bank dipastikan sudah melakukan penonaktifan kartu atau pemblokiran.

Penukaran kartu debit tersebut sebaiknya segera dilakukan demi keamanan dan kenyamanan Anda dalam bertransaksi menggunakan kartu debit di masa mendatang. Selain BNI, kartu ATM lama yang harus diganti adalah dari bank-bank seperti BCA, Mandiri, BTN, BRI hingga Danamon.

Dilansir dari CNBC Indonesia, berikut rincian cara penukaran kartu, lokasi serta batas waktu penukaran kelima bank tersebut:

1. Bank Mandiri

Pemegang kartu magnetic stripe Mandiri dapat menukarkan nya di cabang terdekat. Penukaran dilakukan secara gratis. Untuk menukarkan kartu, nasabah hanya harus membawa kartu identitas diri serta debit magnetic stripe.

Mandiri memiliki dua jadwal pemblokiran dalam program Cleansing Mandiri Debit Magnetic. Dua waktu tersebut adalah kartu dengan expiry date 2023-2025 pada 1 Juni 2021, dan 2026-2030 pada 1 Juli 2021.

2. BTN

Pemegang kartu non chip BTN dapat menukarkan kartu nya di seluruh outlet. Penggantian kartu juga bersifat gratis. BTN memutuskan kartu non chip mereka tidak bisa digunakan lagi mulai 7 Juni 2021 mendatang. Namun keputusan tersebut tidak berlaku untuk sejumlah kartu yakni ATM Bansos, KTM dan Kartu ATM Cermat.

3.Bank Danamon

Dalam akun Twitter resminya, Bank Danamon membuka kesempatan para nasabahnya bisa melakukan penukaran di cabang bank terdekat. Sama seperti lainnya, penggantian kartu juga tidak dipungut biaya. Danamon mengingatkan kebijakan penggantian kartu itu dilakukan hingga 31 Desember 2021 mendatang.

4. BCA

Terdapat dua tempat penukaran kartu magnetic stripe yakni melalui layanan customer service di cabang BCA seluruh Indonesia. BCA juga membuka layanannya di mesin dengan self service yakni mesin CS Digital dengan lokasinya dapat dilihat pada laman resmi bank.

Kartu magnetic stripe BCA sudah tidak bisa digunakan lagi per 1 Januari 2022 mendatang.

5. BRI

Penggantian kartu magnetic stripe dapat dilakukan di 9000 unit kerja seluruh Indonesia dan gratis. Nasabah dapat melakukan penukaran hingga akhir tahun ini.

BRI mengklaim hingga Februari lalu, migrasi kartu mencapai 82%. Direktur Bisnis Konsumen BRI, Handayani menyebutkan seluruh migrasi kartu 100% akan terjadi pada September 2021, seperti dikutip dari laman resmi BRI.

BACA JUGA : Tips Cegah Skimming, Modus Kriminal Siber Bobol Rekening

Keuntungan Kartu ATM Chip

Mengapa kartu ATM berbasis magnetic strip harus diganti dengan kartu ATM berbasis chip? Memang, kartu debit ini harus memenuhi National Standard Indonesian Chip Card Spesification (NSICCS).

Dengan kartu debit/ATM dengan teknologi chip ini, nasabah bisa lebih aman dibandingkan dengan kartu yang masih menggunakan magnetic strip.

Direktur BCA, Santoso mengungkapkan, penukaran tersebut dilakukan untuk meminimalisir tindak kejahatan dalam bertransaksi perbankan atau skimming.

“Kartu berteknologi chip juga lebih aman karena sulit untuk digandakan,” kata dia.

Sejak tahun 2015, Bank Indonesia memang sudah mencanangkan implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan penggunaan 6 digit PIN untuk kartu ATM/kartu debit yang diterbitkan di Indonesia. Karena itu, penukaran kartu debit gesek dari magnetik ke chip wajib dilakukan agar pemilik kartu tidak kesulitan saat ingin bertransaksi di bank maupun merchant-merchant yang telah mengganti mesin EDC-nya.

*****

Editor : YB Trisna

SebelumnyaIngat Ya, dari Sumatera ke Jawa Wajib Tes Antigen
SelanjutnyaPenjaga Makam Bung Karno Lumpuh Setelah Vaksin Covid-19. Sementara Tim RSUD Belum Ada Kesimpulan Penyebabnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin