Home Warta Nusantara

Densus 88 Tangkap Polwan Diduga Teroris Kelompok ISIS

167
Ilustrasi. Densus Anti-teror Polri.

Barakata.id, Jakarta – Densus 88 Anti-teror Polri menangkap seorang diduga teroris yang berprofesi sebagai polisi wanita (Polwan) berinisial NOS. Polwan itu diduga sudah terpapar paham radikal ISIS.

NOS ditangkap di Solo pada Jumat (27/9/19). Polwan berpangkat Bripda itu diduga terlibat dengan jaringan teroris Wawan Wicaksono yang ditangkap di Salatiga, Jawa Tengah, pada hari yang sama.

“Sudah diamankan, dan saat ini sedang didalami. Sementara ini diduga terpapar paham radikalisme dari ISIS, tapi masih didalami oleh Densus 88,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/19).

Baca Juga : Diduga Ada ISIS di Balik Aksi 22 Mei

Asep mengatakan, NOS sebelumnya pernah ditangkap di Surabaya, Jawa Timur, lantaran meninggalkan tugas. Ia menggunakan identitas palsu dalam penerbangannya dari Ternate ke Surabaya.

“Nanti akan direkomendasikan PTDH (Pemberhentian Tidak dengan Hormat),” katanya.

Penangkapan Wawan

Di hari yang sama, Densus 88 juga menangkap terduga teroris atas nama Wawan di Kota Salatiga, Jawa Tengah. Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan yang dilakukan Densus di wilayahnya itu.

“Benar ada yang diamankan, namun kami sifatnya hanya membantu pengamanan,” kata Gatot, seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, penindakan terduga teroris yang terjadi di sekitar kawasan Perum Argotunggal, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga tersebut langsung berada di bawah kewenangan Densus 88.

Sementara itu, Ketua RT 04/ RW 07, Argomulyo, Kota Salatiga, Efri Yulistio juga membenarkan penindakan yang dilakukan petugas Densus 88 di wilayahnya.

Baca Juga : Empat “Gerombolan Serigala ISIS” Ancam Serang Tempat Ibadah di Malaysia, Satu WNI

Menurut dia, penggerebekan terduga teroris dilakukan di salah satu rumah pada pukul 17.30 WIB. Ia juga menyebut adanya suara tembakan dalam penggerebekan itu.

“Ada yang ditembak kakinya, mungkin dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Semarang,” ucap Efri.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin