Home Kepulauan Riau

Stok Kebutuhan Pokok Batam Aman Sampai Lebaran

48
Tim Kementerian Perdagangan memantau persediaan beras di gudang Bulog Divre Batam, Senin (29/4/19). (ANTARA)

Batam – Persediaan kebutuhan pokok untuk masyarakat di Kota Batam sampai Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah aman. Dengan stok yang mencukupi, diharapkan harga barang-barang pokok tetap stabil.

Kecukupan stok bahan kebutuhan pokok di Batam dipastikan jajaran Kementerian Perdagangan saat memantau pasokan dan harga di Gudang Bulog Sub Divre Batam dan Pasar Puja Bahari, Nagoya, Senin (29/4/19).

“Saya yakin untuk Batam, pasokan dan harga cukup aman. Apabila terjadi lonjakan harga maka stok yang ada akan digelontorkan ke pasar,” kata Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kementerian Perdagangan, Kasan ditemui di gudang Bulog.

Kasan mengatakan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah bersama pelaku usaha terus bersinergi untuk menjaga pasokan dan harga bahan pokok tetap stabil menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Berdasarkan pantauan di lapangan, harga barang kebutuhan pokok di Batam relatif stabil.

Di antara komoditas yang cukup aman di Batam adalah bawang putih. Jika di daerah lain pasokannya agak tersendat, di Batam cukup lancar dengan harga di pasaran sekitar Rp23 ribu.

Dari pantauan tim Kementerian Perdagangan, harga beras Bulog di Batam jenis medium seharga Rp9.950 per kilogram, dan beras premium Rp11.250 sampai Rp13.000/kg. Kemudian, harga gula pasir Rp 11.000/kg, minyak goreng curah Rp10.000/liter, dan minyak goreng kemasan (minyakita) Rp11.000/liter.

Selanjutnya, harga daging sapi impor beku Rp92.500/kg, daging sapi segar Rp130.000 sampai Rp140.000/kg, dan daging ayam boiler/ras Rp40.000/kg. Kemudian, harga telur ayam negeri Rp40.000/papan, tepung terigu Rp7.500/kg, bawang merah Rp23.000/kg dan bawang putih impor Rp23.000 sampai Rp25.000/kg, cabai merah keriting Rp35.000/kg, dan cabai rawit Rp35.000/kg.

Saat memantau stok di gudang Bulog, tim Kementerian Perdagangan mendapati di gudang itu terdapat beras medium sebanyak 1.200 ton. Kemudian, masih ada lagi yang bakal masuk ke gudang sebanyak 5.000 ton.

“Stok beras yang ada bisa mencukupi hingga dua ke depan,” kata Kasan dilansir dari Antara.

Adapun stok gula pasir tersedia 240 ton, dan yang sudah tersalur sebanyak 100 ton. Lalu, minyak goreng tersedia sebanyak 5.600 ton.

Di gudang distributor PT Kharisma Karya Kartika, daging sapi beku terdapat stok sebanyak 60 ton. Kemudian daging ayam ada 100 ton dan daging kambing 20 ton.

Sedangkan di gudang distributor, pasokan bawang putih tersedia 30 ton dan 500 ton bawang merah. Kasan juga memperkirakan jumlah itu bisa mencukupi kebutuhan hingga dua bulan ke depan.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin