Home Kepulauan Riau PPDB SMA/SMK di Kepri Dimulai, Cek Jadwal Lengkapnya

PPDB SMA/SMK di Kepri Dimulai, Cek Jadwal Lengkapnya

111
Ilustrasi. Tahun ini PPDB tingkat SMA/SMK kembali diselengarakan secara online. (F: Pixabay)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Kepulauan Riau- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Kepri tahun ajaran 2021/2022 telah dimulai hari ini, Senin (28/6/21).

Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhd Dali mengatakan PPDB kali ini kembali menggunakan sistem online. Dali optimistis pelaksanaan PPDB SMA/SMK di Kepri berjalan lancar.


Dali mengatakan, untuk pendaftaran PPDB tingkat SMA/SMK dijadwalkan mulai tanggal 28 Juni hingga 2 Juli.

Baca Juga:

“Sedangkan untuk pengumuman penerimaan PPDB tanggal 5 Juli 2021, untuk daftar ulang tanggal 6-8 Juli 2021,” ujar Dali di Tanjungpinang, Jumat (25/6/21) dikutip dari kepriprov.go.id.

Setelah pengumuman kemudian dilanjutkan dengan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) pada 12-17 Juni, hal ini sesuai kondisi di lapangan.

Dali menuturkan, untuk jalur pendaftaran PPDB berbeda antara SMA dan SMK. Untuk pendaftaran PPDB online SMA jurusan IPA atau IPS tahun ini ada 4 jalur, persentase nya juga besa-beda.

“Jalur zonasi 65 persen, jalur afirmasi 15 persen, jalur prestasi 15 persen dan jalur perpindahan tugas orang tua 5 persen,” kata Dali.

Kemudian untuk SMA jurusan Bahasa hanya dilakukan melalui jalur seleksi berdasarkan nilai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Sementara itu untuk PPDB SMK, pendaftarannya terdiri dari 3 jalur yaitu jalur khusus 75 persen, jalur afirmasi 15 persen dan jalur zonasi 10 persen.

Namun, jika salah satu kuota jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua tak terpenuhi, maka sisa kuota akan dialihkan ke dalam kuota yang masih ada berdasarkan urutan prioritas.

Dali juga mengatakan, pendaftaran PPDB online tidaklah menjadi kendala. Hal itu mengingat saat ini hampir 95 persen sekolah tingkat SMA/ SMK di Kepri telah dapat mengakses internet.

“Sekarang hampir semua sekolah telah menerapkan PPDB online untuk pendaftaran,” ujarnya.

Sementara itu, sekitar 5 persen SMA/SMK yang belum memiliki akses internet yang memadai ini berada di daerah Anambas dan beberapa pulau lainnya. Sehingga PPDB pun dilaksanakan secara offline.

Baca Juga:

Dali mengatakan, orang tua tak perlu merasa kesulitan karena tak memiliki akses internet.

“Banyak tempat yang memiliki akses internet gratis yang dapat dimanfaatkan orang tua siswa,” ujarnya.

Jika masih juga sulit, maka pihaknya memberikan opsi untuk datang ke sekolah-sekolah yang dilengkapi internet untuk mendaftar secara online.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin