Polisi Temukan 5 Luka Tembak di Tubuh Haji Permata

2558
0
DPRD Batam

Menurut Teddy, dari hasil pemeriksaan terhadap pihak Bea Cukai, nantinya penyidik akan mendapatkan penjelasan bagaimana kronologi kejadian serta siapa pelaku yang menembak tokoh masyarakat Bugis-Makassar di Batam tersebut.

“Belum tahu siapa yang menembak. Siapa yang perintahkan untuk menembak. Apakah sudah sesuai dengan SOP atau tidak. Dan  senjata jenis apa yang digunakan. Karena kita masih periksa Kepala Bea Cukai,” ungkap Teddy.

Ikuti saluran Barakata.id di WhatsApp klik disini

Baca juga:

Teddy mengatakan, dalam kejadian tersebut selain Haji Permata yang ditembak dan tewas di tempat, 3 orang anak buah pengusaha pelayaran itu juga mengalami luka tembak yang disinyalir dilakukan oleh petugas Bea Cukai Tembilahan.

“Yang membawa jasad Haji Permata ke rumah sakit dari pihak masyarakat,” kata Teddy.

Selain Kepala BC Tembilahan, kata Teddy, seharusnya 6 orang  petugas Bea Cukai  yang ikut dalam operasi penangkapan beberapa waktu lalu ikut dalam pemeriksaan tersebut.

“Namun keenam orang itu tidak hadir. Menurut keterangan, mereka sedang berada di Jakarta. Termasuk Kasi Penindakan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau, pun tak hadir. Nanti akan kita panggil lagi,” ungkap Teddy tanpa menyebutkan kapan para saksi ini akan dipanggil ulang.

Baca juga:

Sementara dari pihak keluarga korban, Polisi telah memintai keterangan sebanyak 17 orang saksi. Selain itu, ada juga 4 orang saksi yang berasal dari masyarakat Sungai Belah, Inhil yang mengetahui kejadian itu.

“Ada dua lokasi yang diduga menjadi TKP.  Pertama, di Sungai Belah dan lokasi kedua di Sungai Merusi, Tembilahan. Di Sungai Merusi ini Haji Permata tertembak,” ungkap Teddy.

Satu anggota Haji Permata ikut tewas