Home Warta Arena

Polisi Argentina Periksa Dokter, Terkait Meninggalnya Si ‘Tangan Tuhan’

35
Maradona Tangan Tuhan
Maradona mengangkat trofi Piala Dunia 1986. (F: AFP)

Barakata.id- Kematian si ‘Tangan Tuhan’ menyisakan drama dengan melibatkan dokter yang merawat Diego Maradona selama sakit.

Sang dokter diperiksa Polisi Argentina dan klinik pribadinya digeledah yang kabarnya diminta oleh jaksa penuntut di pinggiran kota San Isidro Buenos Aires dan ditandatangani oleh hakim setempat.

Baca juga: 

Pengacara Diego Maradona, Matias Moria juga meminta penyelidikan penuh atas kematian legenda sepak bola Argentina tersebut.

Pihak berwenang diketahui telah menggeledah rumah dan klinik pribadi Leopoldo Luque, dokter yang merawat Diego Maradona.

Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona tutup usia karena serangan jantung pada Rabu, 25 November 2020 di usia 60 tahun.

Baca juga: 

Kepergian Diego Maradona menimbulkan kesedihan mendalam terutama pecinta sepak bola di seluruh dunia, terlebih tanah kelahirannya Argentina, untuk salah seorang pemain terhebat sepanjang masa.

Piala Dunia 1986
Maradona membawa negaranya juara Piala Dunia 1986 setelah di babak final mengalahkan Jerman Barat. (F: AFP)

Sementara itu pengacara Diego Maradona, Matias Moria mengatakan bahwa dirinya akan meminta penyelidikan penuh atas keadaan kematian legenda sepak bola Argentina tersebut.

“Ambulans membutuhkan waktu lebih dari setengah jam untuk tiba, hal tersebut merupakan kebodohan kriminal,” kata Matias Moria pada Kamis, 26 November 2020 dalam cuitannya di Twitter.

Baca juga: 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya putri Maradona juga dikabarkan ingin tahu obat apa yang diberi pada ayah mereka.  Karena dinilai  bahwa pihak keluarga tidak mengetahui secara persis obat yang.dikonsumsi oleh ayahnya.

Bintang sepak bola Argentina itu menjalani operasi untuk menghilangkan gumpalan darah pada awal November 2020. Namun selama itu kondisi kesehatan Dieogo Maradona justeru terus menurun hingga menemui azalnya.

Sementara itu, pernyataan dari jaksa penuntut mengatakan bahwa penyelidikan dan pembuktian bukti dilanjutkan dengan pengambilan pernyataan dari orang-orang termasuk kerabat langsung Diego Maradona.

“Berdasarkan bukti yang dikumpulkan, dianggap perlu untuk meminta penggeledahan di rumah dan kantor dokter Leopoldo Luque,” kata Jaksa Penuntut.

Kendati demikian, kantor kejaksaan dikabarkan tidak memberi informasi tentang apa yang mendorong penyelidikan.

****
Sumber: pikiranrakyat.com/ruangterang.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin