Home Nusantara Asahan

Kepala Instalasi Farmasi Diduga Lalai, RS T. Mansyur Rugi Puluhan Juta

Barakata.id, Asahan – Pihak Kepolisian dan penegak hukum Tanjungbalai lainnya masih memiliki ‘PR’ atas kasus hilangnya obat-obatan yang hilang dari gudang Farmasi RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) dr. Tengku Mansyur, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, pada Mei 2020 lalu.

Aparat penegak hukum Kota Tanjungbalai harus lebih bekerja ekstra keras agar 3 pencuri yang menurut pengakuan Ricky belum tertangkap dapat segera diringkus.

Terkait dengan kasus Ricky CS dan pihak atau orang yang bertugas serta bertanggungjawab dalam melakukan pengawasan/pemeriksaan atas ketersediaan (stok) obat-obatan di gudang farmasi tersebut, dengan tegas Humas RSUD dr. Tengku Mansyur Tanjungbalai, Ihsan Harahap mengatakan pihaknya tidak akan mencopot/mengganti Kepala Instalasi Farmasi (Kepala Gudang) terkait kasus hilangnya obat-obatan di gudang Farmasi.

” hilangnya obat-obatan tersebut karena dicuri dan permasalahan itu juga sudah dilaporkan dan disahuti Polres Tanjungbalai, jadi tidak ada pembiaran atau kelalaian, karena begitu pagi harinya obat-obatan diketahui hilang maka langsung dilaporkan ke Polres Tanjungbalai, ” ujar Ikhsan, Rabu (24/2/2021).

Kepala Intaslasi Farmasi RSUD dr. Tengku Mansyur kata Ihsan, sudah bekerja sesuai dengan aturan yang ada dengan melakukan pemerikasaan terhadap gudang farmasi yang dilakukan secara berkala (per-satu bulan) atau apabila adanya kekurangan obat-obatan di apotik kecil yang ada di Rumah Sakit tersebut.

Tentang kinerjanya Kepala Instalasi Farmasi tersebut imbuh Ihsan, juga diamini 2 Kepala Bidang (Kabid) yang bertugas di RSUD dr. Tengku Mansyur, mereka sependapat Kepala Instalasi Farmasi RSUD dr. Tengku Mansyur berkinerja baik dan tidak perlu diganti.

” Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Keperawatan juga sependapat agar Pak Zul (Kepala Instalasi Farmasi) tidak perlu diganti karena kinerjanya baik karena tidak memiliki dasar, ” beber Ihsan.

Untuk informasi, dalam Konferensi Pers yang pernah digelar Polres Tanjungbalai pada Jum’at (17/7/2020) terungkap, para tersangka melakukan pencurian di bulan Mei 2020 sebanyak 4 kali dan dilakukan dalam waktu yang berbeda.

Dan tentang pengaduan pihak RSUD dr. Tengku Mansyur kepihak Kepolisian dilakukan pada Rabu (15/7/2020) sekitar pukul 14.00 WIB oleh pelapor bernama Zulkifli, ASN RSUD dr. Tengku Mansyur, sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/168/VII/2020/SU/Res TJB.

Atas laporan tersebut, Polres Tanjungbalai langsung bergerak mengejar dan menangkap para Pelaku pada Kamis (16/7/2021).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin