
4. Hindari melibatkan suami
Ingat, seberat apapun masalah dengan ibu mertua, hindari melibatkan suami. Berusahalah menyelesaikannya secara mandiri.
Memberitahu suami tentang pertengkaran dengan ibu mertua memang tidak salah. Tapi istri jangan paksa suami untuk menuruti atau membenarkan semua tindakannya.
Setiap ada konflik dengan mertua, jangan terlalu berlebihan mengadu atau mengeluh kepada suami. Bagaimanapun, mertua itu adalah orangtua kandung suami. Orang yang sudah melahirkan dan membesarkannya.
Baca Juga :
Jaga dan hormati perasaan suami agar tidak timbul masalah baru. Istri bisa saja meminta sarannya, bukan memintanya berpihak.
5. Sabar dan jaga jarak
Peran suami dalam konflik istri dengan mertua, sebaiknya cukup sebatas memberi saran. Selebihnya, tugas istrilah untuk mencari solusi sendiri untuk mengatasi pertengkarannya dengan ibu mertua.
Istri bisa mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang mertua kepada suami. Dari informasi itu, bisa diketahui sifat ibu mertua, dalam hal ini tentang kebiasaan memberi kritik dengan tajam hingga menyinggung perasaan orang lain. Atau hal-hal lain yang tidak disukainya.
Dan istri jangan berupaya keras untuk mengubah kebiasaan tersebut. Terima saja fakta itu dengan tenang dan sabar.
Atau, kalau memang ingin memahami lebih dalam, cari waktu dan tempat yang pas untuk membicarakan hal itu dengan ibu mertua. Ajak ia bicara dari hati ke hati, dan menangkan hatinya dengan kesabaran penuh.
Baca Juga :
Tidak menutup kemungkinan, sikap agresif ibu mertua yang sekaligus juga defensif untuk melindungi putranya, merupakan hasil dari trauma masa lalu. Atau, mungkin saja ia rindu dan cemburu karena putra kesayangannya kini telah menjadi milik wanita lain?
Itulah pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan mertua. Istri harus bisa meyakinkan ibu mertua bahwa anak lelakinya akan mendapat pelayanan terbaik. Sesekali, minta suami memberikan waktu khusus untuk orangtuanya.
Jika semua upaya tak juga bisa menghentikan kritikan tajam dan ikut campur mertua dalam urusan rumah tangga, cara terakhir adalah menjaga jarak. Tapi ingat, menjaga jarak bukan berarti harus memutus hubungan silaturahmi, ya!
*****
Editor : YB Trisna















![[Video] Detik-Detik Ledakan Bom Katedral Makassar Gambar Ledakan Bom di Gereja Katedral Makasar](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/03/Gambar-Ledakan-Bom-di-Gereja-Katedral-Makasar-180x135.jpg)
![[VIDEO] Jenazah Haji Permata Tiba di Pelabuhan, Disambut Isak Tangis Warga Haji Permata](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/01/maxresdefault-1-180x135.jpg)







