
Namun, K ternyata tidak mengantar ER ke lokasi latihan. Sang guru justrh membawa siswinya itu ke Alas Karet Kerjo.
Di hutan karet itulah K menggarap ER yang masih usia remaja tersebut. Kepada polisi, K mengaku sudah melakukan perbuatan terlarang itu berkali-kali, sejak tahun 2019.
Seingat pelaku, terakhir, mereka berdua bercumbu di Alas Karet Kerjo pada Maret 2020.
Baca Juga :
Pria di Bintan Cabuli 2 Bocah Laki-Laki Berkali-kali, Dirayu Pakai Game Ponsel
Kepada penyidik unit PPA Satreskrim Polres Karanganyar, K mengakui perbuatan tersebut dan mengklaim dilakukan tanpa paksaan.
“Jadi tidak setiap hari latihan tinju. Kadang saya ajak ke sana (hutan karet),” katanya.
“Saya tertarik karena sering ketemu dan bareng. Saya bujuk dia. Saya kasih boneka karena dia minta dibelikan boneka,” sambung pelaku.
Baca Juga :
Polisi di Gresik 7 Kali Cabuli Mertua, Terancam 9 Tahun Penjara
Kapolres Karanganyar menegaskan, selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, obat nyamuk oles, bekas banner/spanduk yang sering digunakan pelaku sebagai alas saat mencabuli korban di hutan, pakaian, serta boneka beruang warna merah jambu.
Polisi juga melengkapi barang bukti berupa visum et repertum dan identitas korban.
Dirayu dan dibelikan boneka pink














![[Video] Detik-Detik Ledakan Bom Katedral Makassar Gambar Ledakan Bom di Gereja Katedral Makasar](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/03/Gambar-Ledakan-Bom-di-Gereja-Katedral-Makasar-180x135.jpg)
![[VIDEO] Jenazah Haji Permata Tiba di Pelabuhan, Disambut Isak Tangis Warga Haji Permata](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/01/maxresdefault-1-180x135.jpg)











