Viral Korban Guru SMP Cabul di Batam Ternyata 7 Siswi, Semuanya Divideokan

Korban Guru SMP Cabul di Batam Ternyata 7 Siswi, Semuanya Divideokan

2257
Ilustrasi

Barakata.id, Batam – Siswi yang menjadi korban pencabulan oleh Ri, oknum guru SMP swasta di Sagulung, Kota Batam, ternyata bukan hanya CC. Ia mengaku sudah mencabuli 7 orang siswi selama setahun ini.

Sama seperti CC, siswi di SMP tempatnya mengajar yang dicabuli hingga 6 kali, aksi cabul RI terhadap 6 korban lain juga direkam oleh dia.

Baca Juga : Guru SMP di Batam Cabuli Siswi 6 Kali, Aksi Mesum Itu Direkam dan Disimpan di Laptop

Semua video mesum tersebut tersimpan rapi di satu file di laptop milik Ri. CC sendiri merupakan korban terakhir sebelum Ri ditangkap dan kini dipenjara di Polsek Sagulung, Batam.

Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto kepada wartawan mengatakan, RI adalah guru yang bertugas di Bagian Kesiswaan di SMP swasta tersebut. Namun, ia juga mengajarkan mata pelajaran komputer, dan IPA.

Seringnya berinteraksi dengan para siswi, membuat Ri tergiur dengan kemolekan tubuh-tubuh para remaja itu. Ia pun memanfaatkan kepintarannya untuk memperdaya para korban.

Baca Juga : Video Mesum 40 Detik 3 Pria Lawan 1 Wanita Beredar di WA, Diduga Direkam di Bali

Kepada polisi, RI mengaku sudah sering mencabuli siswinya. Kebanyakan dilakukan di luar lingkungan sekolah.

Tapi ada jawaban ga pencabulan yang dilakukan RI di lingkungan sekolah, termasuk di laboratorium. Terhadap CC saja, RI mengaku ada 6 kali melancarkan aksi mesumnya.

“Dengan korban terakhir, tersangka ini melakukan enam kali. Setelah dikorek, ia mengakui ada beberapa korban lainnya,” kata AKP Riyanto, Jumat (29/11/19).

Aksi cabul Ri terbongkar ketika orangtua CC membuat laporan ke Polsek Sagulung, Sabtu pekan lalu. Mereka mengadukan anak gadisnya tak pulang ke rumah sejak hari Jumat.

Polisi kemudian melakukan pencarian, dan akhirnya menemukan CC sedang bersama Ri. Hasil interogasi, pada Jumat itu CC dijemput Ri di depan sekolah.

Lalu ia membawa CC ke suatu tempat dan tinggal bersamanya sehari sebelum mereka berdua ditemukan polisi.

Baca Juga : Viral, Video Cabul Pramugari Berseragam Hijau dalam Toilet Pesawat

Dari situlah kemudian perbuatan mesum sang guru terkuak. Selain dengan CC, ternyata Ri juga pernah mencabuli 6 siswi lainnya.

“Kasus ini masih terus kami dalami. Selain korbannya banyak, tersangka juga merekam adegan pencabulannya. Makanya kami masih mencari tahu apa motif sebenarnya,” kata Riyanto.

Tanggapan pihak sekolah

Sementara itu, pihak sekolah tempat korban belajar dan juga pelaku mengajar, membenarkan adanya kasus pencabulan tersebut.

Seperti dilansir dari Batam Pos, Sabtu (30/11/19), pihak sekolah mengatakan Ri, sudah tak terdaftar sebagai guru di sekolah tersebut sejak tanggal 18 November 2019 lalu.

“Kami benar-benar syok dengan kejadian ini,” ujar kepala sekolah yang minta namanya dan nama sekolahnya tidak disebutkan.

“Perlu diketahui juga dia (pelaku) memang guru di sini sebelumnya tapi sudah kami pecat sejak tanggal 18 kemarin, sebelum kasus ini mencuat,” kata dia lagi.

Baca Juga : Link Video Cabul Pramugari di Toilet Semakin Viraldan Terus Diburu

Ia mengatakan, pemecatan dilakukan setelah pihak sekolah melihat gelagat pelaku yang mencurigakan terutama kepada para siswi.

Pihak sekolah sudah mencurigai sang oknum guru ini melakukan hal-hal yang tidak terpuji terhadap siswinya

Namun mereka tidak punya bukti yang kuat sehingga tidak mengambil tindakan hukum lebih awal

“Orangnya pintar. Dia guru IPA, jago komputer dan juga Bagian Kesiswaan,” jelasnya.

“Tapi itu tadi, belakangan kami membaca ada gelagat tak baik terhadap siswi makanya kami ambil tindakan (pemecatan),” ujar sang Kepsek lagi.

Dengan adanya pengungkapan kasus pencabulan itu, ia mengakui mereka kecolongan dalam mengawasi sang guru ataupun para siswa.

Baca Juga : Cintanya Diputus, Mahasiswa di Batam Cabuli Mantannya di Kamar Kos

Namun mereka bersyukur karena dugaan mereka terbukti dan sang oknum guru sudah diamankan pihak kepolisian.

“Kami minta pelaku dihukum seberat-beratnya. Bukan hanya merusak nama baik sekolah kami tapi juga masa depan anak didik kami,” pintanya

“Sekolah kami punya visi dan misi yang jelas jadi jika melenceng dan melanggar hukum silahkan proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

*****

Penulis : Ali Mhd

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here