Home Nusantara Ciptakan Kewirausahaan Mandiri Kaum Disabilitas, Pemkab Blitar Gandeng USAID Gelar Motivasi Bisnis

Ciptakan Kewirausahaan Mandiri Kaum Disabilitas, Pemkab Blitar Gandeng USAID Gelar Motivasi Bisnis

40
Pemkab Blitar bersama USAID di Wisata Kampung Coklat
Lokarya Motivasi Bisnis yang Digelar Pemkab Blitar bersama USAID di Wisata Kampung Coklat Blitar pada Jumat (24/9/2021). Foto : achmad/barakata.id
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Blitar (Jatim) – Kesenjangan sosial terhadap kaum disabilitas untuk berperan aktif dalam dunia usaha maka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggelar Lokarya Motivasi Bisnis jadi Pengusaha Mandiri atau Japri.

Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Blitar yang bekerjasama dengan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), serta United States Agency for International Development (USAID) sebagai penyandang dana kegiatan, ini tujuannya untuk mewujudkan potensi kaum disabilatas agar dapat bersaing di pasar kerja dan kewirausahaan.


“Kegiatan ini diikuti 110 peserta yang terbagi dalam dua ruangan dengan mematuhi protokol kesehatan. Mengingat sekarang masih pandemi Covid-19,” ungkap Roni Arif Satriawan selaku Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Kabupaten Blitar, disela-sela kegiatannya di wisata Kampung Coklat, pada Jumat (24/9/2021).

Baca Juga : Bagi Hasil Cukai, Pemkab Blitar Dijatah Rp20,8 Miliar, Masyarakat Diminta Awasi Realisasinya

Roni menjelaskan, ada beberapa tahapan yang harus diikuti peserta workshop. Yakni, dimulai dari Training of Trainers (ToT), dilanjutkan Training of Coach (ToC), lalu Business Motivation Workshop (BMW), kemudian pelatihan Bisnis Model Canvas (BMC), dan terakhir nantinya akan diadakan pemilihan 50 sampai 30 peserta yang mempunyai proposal terbaik untuk dicarikan Ship founding untuk pendanaan.

Disamping itu, peserta juga akan mendapatkan coaching dan mentoring selama minimal enam bulan di awal usahanya. Dan sekarang, kata Roni sudah di tahapan BMW. “Artinya, tahapan ini adalah dalam rangka membongkar mindset (pemikiran) peserta untuk berwirausaha mandiri. Sementara targetnya 100 orang penerima manfaat,” bebernya.

Baca Juga : Bupati Blitar Apreasi Warga, Soal Budaya Gotong Royong Saat Meninjau Pembangunan Rutilahu

Kemudian ia mengungkapkan, bahwa Pemkab Blitar dalam hal ini telah sukses mereplikasi mengembangkan konsep pelatihan kewirausahaan dari USAID JAPRI People with Disability (PWD). Untuk itu, tahun-tahun berikutnya pihaknya akan terus konsisten meneruskan terobosan baru untuk mengoptimalkan kewirausahaan. 

“Program ini sudah kita replesikan mulai sejak 2018, seperti Abang Wira, Abang Marko hingga yang terbaru ini Adi Ekspor. Kita semua berharap, bahwa program JAPRI PWD ini bisa berkelanjutan, sehingga saudara-saudara kita yang kurang beruntung bisa meningkat perekonomiannya dengan berwirausaha mandiri,” pungkas Roni mengakhiri keterangannya.(adv/kmf/jun).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin