Home Hukrim

Bukannya Sehat, Pulang Joging Malah Kena Jambret

101
Joging kena Jambret
Ilustrasi. Joging. (F: Pixabay)

Barakata.id- Nasib buruk menghampiri Akong (63). Warga Kompleks Kanaan Indah Lubukbaja, Batam itu bukannya sehat setelah joging, tapi kena jambret. Lututnya pun luka-luka.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Arya Tesa Brahmana mengatakan aksi penjambretan itu terjadi saat Akong melewati rute Simpang Jam hingga Edukits, Batam Center. Usai jogging, Akong hendak kembali ke rumahnya di Lubukbaja dengan berjalan kaki, Jumat (18/12/20). Saat itu sekitar pukul 20.00.

Baca Juga:
28 Kali Bereaksi, Hasil Jambret Rp139 Juta Habis untuk Foya-Foya

Akong sengaja berjalan sangat menepi, mengingat arah tujuannya melawan arah. Tiba-tiba dari arah depan ada sepeda motor yang dikendarai dua orang berboncengan memepetnya.

“Pelaku yang berada di boncengan lalu merampas ponsel pelapor (Akong) yang disimpan di saku baju sebelah kiri. Refleks pelapor langsung menendang sepeda motor tersebut. Hal itu membuat pelapor terjatuh di aspal,” kata Arya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/12/20).

Tak hanya Akong, penjambret yang dibonceng juga ikut jatuh. Sementara yang membawa motor langsung melarikan diri meninggalkan rekannya. Namun pelaku yang terjatuh itu juga langsung melarikan diri.

Akong yang tak terima kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Lubukbaja. Unit Reskrim Polsek Lubukbaja yang sedang patroli langsung bergerak cepat.

“Tim menemukan laki-laki mencurigakan yang sedang berlari di depan RS Awal Bros. Lelaki itu lalu ditangkap dan dibawa ke Polsek Lubukbaja” ujar Arya.

Baca Juga:
Tim Polda Kepri Ringkus Empat Bandit Jalanan

Belakangan diketahui, lelaki itu berinisial RA (33). Selain menjadi pelaku penjambretan terhadap Akong, RA juga merupakan residivis kasus jambret. RA ini berhasil ditangkap sekitar pukul 22.00.

Akong yang pulang joging kena jambret mengalami kerugian senilai Rp3,5 juta. Selain itu dia juga mengalami luka lecet di bagian lutut. Saat ini pelaku penjambretan masih diamankan di Polsek Lubukbaja untuk diproses lebih lanjut.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin