Home Nusantara 28 Kali Bereaksi, Hasil Jambret Rp139 Juta Habis untuk Foya-Foya

28 Kali Bereaksi, Hasil Jambret Rp139 Juta Habis untuk Foya-Foya

Kapolsek Nongsa
Kapolsek Nongsa AKP I Made Putra Hari Suargana menggelar jumpa pers di halaman Mapolsek Nongsa, Kamis (3/12/2020). Foto: kabarbatam.com
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam– MA, 21 tahun warga Kavling Bukit Pelita Indah, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau menjambret sebanyak 28 kali. 22 kali dilakukan di wilayah Kecamatan Nongsa dan 6 kali di wilayah Batam Kota.

Kini MA harus mendekam di ruang tahanan Mapolsek Nongsa, setelah dibekuk Tim Reskrim Polsek Nongsa pada Jumat (30/11/2020). Kepada polisi, MA mengaku selama mendapatkan dari hasil rampokan senilai Rp139 juta.

Baca juga: 

“Uang hasil rampokan senilai Rp139 juta habis untuk foya-foya” jelas Kapolsek Nongsa AKP I Made Putra Hari Suargana, Kamis (3/1/2020).

Made mengatakan, peristiwa itu bermula pada Jum’at (30/10/2020) sekira pukul 16.00 WIB. Pelaku dalam perjalanan dari arah pasiran Batu Besar menuju bundaran SMA Negeri 3 Batam, tepatnya di depan Ruko Puri Selebriti 1.

Pelaku melihat seorang anak laki-laki mengendarai sepeda motor berboncengan bersama ibunya. Ketika jalan sepi, pelaku langsung memepet korban dan langsung menarik tas milik korban.

“Sempat terjadi tarik-tarikan. Korban maupun pelaku sampai terjatuh ke jalan aspal,” jelas Made.

Baca juga:

Seorang warga yang melihat kejadian tersebut, lalu membawa korban maupun pelaku ke klinik Syarial di Batu Besar, Kecamatan Nongsa untuk mendapatkan pertolongan oleh tim medis.

“Lalu ada warga melapor ke Polsek Nongsa dan menurut laporan tersebut, tim Unit Reskrim menemukan kesamaan ciri-ciri terhadap pelaku penjambretan yang tertangkap CCTV dan kita lakukan interogasi. Pelaku sempat mengelak,” kata Made.

Meskipun pelaku mengelak, anggota Polsek tak begitu saja menerima bantahan si pelaku. Tim Reskrim Polsek Nongsa melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa surat bukti pegadaian sebanyak 19 lembar dengan atas nama pelaku MA.

Tak sampai disitu. Polisi kembali melakukan pengembangan dan menggeledah di kediaman pelaku serta ditempat pelaku bekerja. Di kedua tempat tersebut, polisi menemukan identitas korban lainnya.

Baca juga:

“Barang bukti yang berhasil kita dapatkan diantaranya, helm, jaket, handphone, BPKB, Tas, STNK, satu sepeda motor dipakai pelaku dan sejumlah surat-surat pengadaian lainnya,” jelas Made.

Made mengatakan, pelaku sempat menikmati uang hasil pegadaian emas yang merupakan hasil jambret yang dilakukannya hingga mencapai Rp 139 juta. Untuk sementara gelang emas saat ini masih dititipkan ke pegadaian.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 365 Ayat (1), Ayat (2) ke 2e, 4e KUHP, yaitu tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan secara berulang-ulang kali dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Dalam jumpa pers tersebut, Kapolsek Nongsa AKP I Made Putra Hari Suargana didampingi Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Sofyan. Kasubag Humas Polresta Barelang, AKP Betty Novia. Acara tersebut di gelar di halaman Polsek Nongsa.

****

Editor: Ali Mhd

Sumber: Kabarbatam.com

SebelumnyaManfaatkan Kerja Sama IMT-GT, Batam Menuju Green City
SelanjutnyaGeledah Rumah Edhy Prabowo, KPK Temukan Sejumlah Dokumen, Uang Rp4 Miliar dan 8 Unit Sepeda

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin