Home Warta Nusantara

BMKG: Ratusan Gempa Terjadi di Sulawesi Tengah April-Mei

33
Gempa Pasaman Barat
Foto Ilustrasi.

Barakata.id, Palu – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palu melaporkan bahwa di Sulawesi Tengah telah terjadi 119 kali gempa sepanjang bulan April 2020. Kemudian ada 99 kali gempa yang terjadi sepanjang Mei 2020.

Beruntung tidak seperti yang terjadi pada September dua tahun lalu yang sampai melahirkan bencana besar, ratusan gempa itu tergolong lemah atau ringan. Berdasarkan data yang ada, gempa dangkal mendominasi seluruh gempa tersebut, yakni bersumber dari kedalaman 0-70 kilometer.

Baca Juga :
Awas! Potensi Gempa dan Tsunami Lebih 3 Meter Terjadi di Sukabumi

Iza, Staf Operasional BMKG Palu mengatakan, skala guncangan gempa relatif lemah, antara 2 hingga 4 Skala Richter. Meski begitu, dia menambahkan, dampak gempa tetap diwaspadai karena sumbernya yang dangkal itu.

“Bisa berbahaya juga kalau titiknya di permukiman warga, karena bisa merusak bangunan yang strukturnya tidak baik,” katanya, Sabtu (13/4/20) seperti dilansir dari Tempo.co, Minggu (14/4/20).

Berdasarkan distribusinya, gempa dangkal dominan terjadi di lajur sesar-sesar utama. Iza menyebut seperti Sesar Matano, Sesar Palu Koro, Sesar Sausu, dan Sesar Tokararu.

“Ada beberapa sesar di Sulawesi Tengah karena struktur geologinya sangat unik,” katanya

Baca Juga :
Gempa M 7,4 Guncang Banten, Potensi Tsunami 3 Meter, Evakuasi Warga!

Gempa dangkal cukup terasa di Kabupaten Banggai pada Kamisi lalu. Kekuatannya 5,1 Magnitudo.

“Kedalaman gempa 10 kilometer tapi tidak ada laporan kerusakan,” katanya.

Sementara itu, gempa darat dangkal juga terjadi di wilayah tetangga, di Tomoni, Sulawesi Selatan, pada Sabtu malam, 13 Juni 2020. BMKG mencatatnya berasal dari sumber di kedalaman tujuh kilometer, kekuatannya 4,2 Magnitudo.

Menurut catatan BMKG pula, gempa hanya dirasakan lemah atau skala III MMI di wilayah setempat.

Gempa di NTT

Sementara itu, pada hari ini, Minggu (14/6/20), BMKG mengingatkan bahwa telah terjadi gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlokasi di 64 km Barat Laut Timor Tengah Laut – NTT.

BMKG Pusat menegaskan, gempa berkekuatan 5.1 magnitudo itu tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin